Festival Tabut, Suguhkan Ragam Kegiatan Budaya

Festival Tabut, Suguhkan Ragam Kegiatan Budaya - GenPI.co
Festiva Tabut di Bengkulu. (Foto: Good News from Indonesia)

Kegiatan budaya yang akan digelar antara lain Mufakat Rajo Penghulu, Pengambilan Tanah, Upacara Menjara I, Upacara Menjara II, Arak Jari-jari, Arak Sorban, Tabut Naik Puncak, Arak Gedang, Tabut Besanding, Tabut Tebuang. Ada juga Lomba Tokok Dhol,  Lomba Tari Kreasi Tabut, Pagelaran Seni dan Budaya, Lomba ikan-ikan, Lomba Telong-telong, Pameran, dan masih banyak lagi. 

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani, mengatakan, Festival Tabut adalah event bersejarah. 

“Festival Tabut adalah cermin kekayaan budaya Bengkulu. Juga memperkaya potensi wisata religi Bengkulu. Festival ini juga ikut menggerakkan ekonomi,” paparnya.

Festival ini digelar setiap tahun baru Islam. Atau pada 1-10 Muharram. Festival Tabot atau Festival Tabut adalah refleksi dari peristiwa yang menimpa Hasan Hussein, cucu Nabi Muhammad. Karenanya, Festival Tabut sering disebut sebagai penghormatan. 

Menurut sejarah, pada tahun 61 dalam Kalender Islam, dalam perjalanannya ke Irak, Hussein disergap oleh pasukan Ubaidillan Bin Ziyad. Pertempuran sengit terjadi di padang pasir Karbala, tempat Hussein akhirnya terbunuh.

“Ritual Tabot sendiri sudah sangat tua. Diyakini ritual Tabot pertama kali dipentaskan di Bengkulu pada 1685. Ritual itu diturunkan dari generasi ke generasi oleh, apa yang kemudian dikenal sebagai, Komunitas Keluarga Tabot,” papar Rizki.

Ada satu hal berbeda dari Festival Tabut tahun ini. Yaitu hadirnya Tabut Fest Coffee Corner. Kegiatan ini dibuat untuk mempopulerkan produk unggulan kopi Bengkulu.

Tonton Video viral berikut:

Berita Selanjutnya