Asyik, Ada Shelter Bus Gratis Menuju Pasar Semarangan

Asyik, Ada Shelter Bus Gratis Menuju Pasar Semarangan - GenPI.co
Bus Gratis ke Pasar Semarangan (sumber:beritojowo.com)

Asyik, sekarang di semarang ada fasilitas bus gratis menuju Pasar Semarangan. Pengadaan Shuttle bus gratis ini berbarengan dengan dilaksanakannya soft launching Pasar Semarangan Tinjomoyo oleh Pemerintah Kota (pemkot) Semarang pada hari sabtu (17/03/2018).

Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang kerap disapa Hendi itu, menyebut, transportasi gratis ini disedikan karena pihaknya ingin memberikan pelayanan terbaik kepada pelancong yang liburan ke Pasar Semarangan.

"Jika wisatawan atau pengunjung puas, secara otomatis mereka akan bercerita kepada kawan-kawannya. Baik secara langsung maupun lewat media sosial. Dalam ilmu pemasaran, promosi dari mulut kemulut ini paling efektif. Kalau konteks sekarang dari gadget ke gadget. Inilah media promosi yang paling efektif. Maka inilah yang sedang kami kerjakan, bagaimana wisatawan terlayani dengan baik," jelas Hendi.

Sementara itu, ditempat terpisah Kepala BLU (Badan Layanan Umum) Trans Semarang, Ade Bhakti mengatakan, penyediaan shuttle bus gratis ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah terkait Pasar Semarangan. Shuttle bus nantinya digunakan untuk membantu pengunjung mencapai lokasi Pasar Semarangan Tinjomoyo yang berada di dalam Kawasan Hutan Wisata Tinjomoyo. Shuttle bus ini juga disediakan cuma-cuma alias gratis atau tidak dipungut biaya," kata Ade.

Ade menjelaskan, langkah ini dilakukan agar masyarakat Kota Semarang yang ingin mengunjungi pasar tersebut, dapat dengan mudah terakomodasi sehingga bisa turut memeriahkan Pasar Semarangan di Wana Wisata Tinjomoyo Kota Semarang, yang buka pada hari sabtu dari pukul 15.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Menanggapi hal ini, Menteri Pariwisata Arief Yahya langsung memberi emoji dua jempol pada Pemerintah Daerah Semarang. Menurutnya, Pasar Semarangan ini sangat kreatif dan inovatif. Konsep pasar digital ini akan tumbuh sangat pesat.

“Kalau mau sukses kuncinya sebenarnya tidak rumit. Kalau mau luar biasa, lakukan saja hal-hal yang tidak biasa. Tapi, di sini konteksnya positif,” pungkas Menpar Arief.  

Berita Selanjutnya

GenPI.co Nusantara

Jatim Jogja Bali Banten