Pelantikan Presiden 2019, Nasir: Mahasiswa Belajar di Kampus Saja

Menristekdikti Mohamad Nasir. Foto: Antara
Menristekdikti Mohamad Nasir. Foto: Antara

GenPI.co - Menjelang Pelantikan presiden 2019, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta mahasiswa tidak melakukan aksi unjuk rasa.

"Saya mendengar pernyataan mahasiswa dan saya sangat senang karena tidak mau demo daripada ditunggangi yang tidak punya kepentingan yang sesuai dengan tujuan mahasiswa," ujar Nasir di Jakarta, Senin (14/10).

BACA JUGA: Jelang Pelantikan Presiden 2019, Polisi Larang Mahasiswa Demo

Nasir Mengatakan, apa yang dilakukannya itu bukan untuk menekan atau mengekang tapi semata-mata mengajak mahasiswa sebagai kaum intelektual untuk menyelesaikannya dengan berdiskusi, bukan dengan aksi demonstrasi di jalanan.

"Kalau urusan undang-undang, kita bisa melalui jalan konstitusi melalui mahkamah konstitusi. Kalau itu urusannya Rancangan Undang-undang maka bisa ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk memberikan masukan."

loading...

Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya mengajak mahasiswa untuk mengadakan dialog dan rektor juga tidak boleh mengerahkan mahasiswa untuk demo. Melainkan mengajak ke kampus untuk diskusi.

Nasir juga menjelaskan bahwa sebagian besar mahasiswa tidak mau lagi ikut serta dalam aksi unjuk rasa. Hal itu dikarenakan kekhawatiran ditunggangi oleh kelompok-kelompok tertentu dan tidak tercapai keinginan mahasiswa.

"Oleh karena itu saya harapkan mahasiswa tidak demo dan kembali ke kampus. Kalau di kampus jelas dan bukan demo," tukas dia.


Redaktur : Cahaya

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING