Istri Terduga Teroris Bukan Ditangkap Polisi, Tapi...

DK (kiri) didampingi Ketua RT 03/01, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang. Foto: Fadilah Munajat/Radar Cianjur
DK (kiri) didampingi Ketua RT 03/01, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang. Foto: Fadilah Munajat/Radar Cianjur

GenPI.co - DK, istri terduga teroris yang sempat diamankan Densus 88 Antiteror ternyata bukan ditangkap. DK yang mengenakan cadar mengaku ikut rombongan polisi lantaran ingin bertemu dengan suami,

DK hanya bisa diam. Dia terlihat masih memikirkan suaminya, DS. Sampai berita ini diturunkan, DS belum dipulangkan Densus 88. DS sendiri ditangkap Densus 88, Kamis (14/11) lantaran diduga terlibat jaringan teroris.

BACA JUGA: Ledakan Bom di Mapolrestabes Medan Bikin Panas Dingin

Saat DS ditangkap, DK terlihat ikut digiring petugas. Tak berselang lama, DK yang bercadar sudah pulang ke rumah kontrakannya. Kontrakannya ada di Kampung Cibodas RT 03/01, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang Cianjur, Jawa Barat.

“Saya ikut ke rombongan polisi itu keinginan saya, karena ingin ketemu dengan suami. Jadi saya kemarin bukan ditangkap dan saya tidak punya kaitan apa-apa dengan teroris,” kata DK saat ihwal penangkapannya oleh Densus.

BACA JUGA: Bom di Mapolrestabes Medan Kuat Banget, Lantai Sampai Bergetar

DK kini merasa malu. Dia juga merasa sedih. Tuduhan yang dilamatkan ke DK adalah terlibat jaringan teroris. Saat penangkapan, DK mengaku, rumah kontrakannya digeledah Densus 88. Sementara sang suami diamankan saat perjalanan menuju sekolah, tempat kerjanya.


DK mengaku dibawa ke Mapolres Cianjur. Dan sekitar pukul 21.00 WIB diantar polisi ke kontrakannya. “Saya dibawa ke Polres, saya tidak ketemu dengan suami. Karena kata polisi suami saya dibawa ke Jakarta,” katanya.


Redaktur : Agus Purwanto

RELATED NEWS