Hillangnya Pamor Kampung 3D

Kondisi terbaru kampung 3D yang berada di Jalan Husada,Pamulang Barat
Kondisi terbaru kampung 3D yang berada di Jalan Husada,Pamulang Barat

Kampung 3D bertabur lukisan 3 Dimensi sempat menghiasi gang Husada, Perumahan Reni Jaya, RT 06/06, Pamulang Barat, kota Tangerang Selatan sejak beberapa bulan lalu. Kampung ini ialah salah satu program pemerintah kota dalam upaya Program Gang Cantik.

Berdirinya kampung 3D membuat pengunjung berdatangan untuk berswafoto disini. Lukisan nya pun ialah ide dari warga kampung Husada dan untuk yang melukisnya ialah salah satu pelukis yang ada di daerah sekitar sana. Lukisan yang menggambarkan sebuah sungai yang dimaksudkan adalah setu gintung yang ada di bilangan pamulang dan gunung-gunung ialah pemandangan gunung salak dari setu yang terlihat tiap pagi hari disana.

Namun pamornya hanya seujung kuku, Kampung tersebut menjadi kumuh akibat sudah tidak terawatnya lagi lukisan-lukisan yang menghiasi sepanjang gang Husada, bahkan sempat viral juga di jejaring sosial video seorang ibu-ibu yang mencoret lukisan kampung 3D di kawasan Pamulang, Tangerang beberapa bulan lalu dan itulah titik awal menurunnya pamor kampung 3D ini.

Keadaannya kini sebagian tembok kampung sudah memudar untuk warna cat nya, hanya sebagian dari beberapa sudut tembok yang masih terlihat bagus. Hal ini disebabkan kurang sadarnya penduduk dalam merawat dan menjaga kampung tersebut bahkan, salah satu warga yang tinggal merasa bahwa kampung tersebut dikomersialkan sehingga warga tersebut tidak berkenan untuk di aktifkannya kembali. 

                                                               Hillangnya Pamor Kampung 3D

loading...

Dilansir dari beberapa sumber, kampung 3D memang sengaja dirusak karena terganggunya aktifitas salah satu warga dengan keramaian para pengunjung yang datang untuk berswafoto. “ Sebenarnya saya senang kalau kampung ini seperti dulu lagi, sebab adanya aktivitas membuat kampung ini menjadi ramai dan karang taruna nya menjadi aktif ” ujar Sumantro salah satu warga Kampung 3D.

Baca Juga : Begini Cara Azwar Anas Majukan Ekonomi Pariwisata Banyuwangi

Namun semenjak kejadian perusakan kampung 3D dan sempat viral,kesepakatan bersama pun diberlakukan bahwa setiap pukul 14.00-16.00 WIB kampung ini tak menerima pengunjung datang, alhasil sedikit demi sedikit pamor kampung 3D pengunjungnya semakin menurun hingga sampai saat ini bahkan sudah tak seaktif seperti dulu.


Reporter : Annissa Nur Jannah

Redaktur : Landy Primasiwi

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING