Jembatan Kaca Ketiga di Indonesia Ada di Tempat Ini

Jembatan Kaca Ketiga di Indonesia Ada di Tempat Ini - GenPI.co
Proses pembangunan jembatan Kaca di Tana Toraja

Siapa yang sudah pernah menikmati sensasi berjalan diatas jembatan, dan jembatan tersebut terbuat dari kaca? Ngeri kan! Di Indonesia, setidaknya ada 3 (tiga) jembatan yang terbuat dari kaca. Kesemuanya menjadi viral di media sosial karena bentuk dan bahannya yang terbuat dari kaca tebal, transparan unik dan sangat menarik.

Jika dilihat dari fungsi utamanya, jembatan memang selalu digunakan untuk menghubungkan dua dataran yang terpisah oleh sungai atau dataran yang lebih rendah. Tapi ada juga jembatan yang bisa dijadikan spot foto saat berwisata, biasanya karena ada pemandangan yang indah di sekelilingnya dan sangat menakjubkan untuk diabadikan. Salah satu yang menarik adalah Jembatan Kaca.

Jembatan Kaca yang cukup terkenal di dunia adalah Shijiazuang, terletak di Provinsi Hebei, China. Jembatan Kaca yang dikenal dengan nama Hongyagu ini menjadi spot wisata yang favorit oleh orang yang suka memacu adrenalin. Jembatan Hongyagu membentang sejauh 288m, dan lebarnya hanya 2 meter. Dapat dibayangkan, bagaimana ngerinya ketika kamu berjalan melintasi jembatan kaca tersebut? Apalagi Jembatan kaca Hongyagu ini menghubungkan dua tebing yang sangat curam di Hungyagu Scenic Area.

Kalau kamu ingin memacu adrenali dengan melintasi jembatan kaca, nggak usah jauh-jauh ke luar negeri, guys. Datang saja ke Tana Toraja. Yepp, salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan itu sudah punya Jembatan Kaca loh. Jembatan ini disebut sebagai satu-satunya jembatan kaca di Sulawesi Selatan, dan jembatan kaca ketiga di Indonesia. Selain di Toraja, jembatan kaca di Indonesia juga bisa ditemukan di Yogyakarta dan Malang.

Jembatan Kaca di Tana Toraja ini membentang sepanjang 90 meter, dan berlokasi di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Jembata ini menggunakan kaca temper, deengan kekuatan tiga sampai lima kali lipat terhadap sapuan beban angin, tekanan air, benturan, dan perubahan suhu atau temperatur di sekitar Jembatan. Jembatan Kaca ini terbuat dari kaca yang mampu menahan 200 kilogram per meter persegi, dengan ketebalan kaca kurang lebih 2,5 cm. Wah, kamu berani nggak berjalan di atas jembatan tersebut?

Adapun kaca yang digunakan di sepanjang jembatan ini diproduksi oleh produsen dari Surabaya yang sudah berlisensi resmi sebagai kontraktor yang berkualitas. Proyek pembangunan Jembatan Kaca ini ditangani oleh PT. Mari Bangun Persada Spesialis, dimulai pada bulan Agustus 2017 lalu dan telah berakhir pada Januari 2018. Kini jembatan ini sudah dibuka untuk umum. Yang mau mencoba, silahkan.

Berita Selanjutnya

GenPI.co Nusantara

Jatim Jogja Bali Banten