Angkasa Pura II Terapkan Smart Digital Airport di 15 Bandara

Angkasa Pura II Terapkan Smart Digital Airport di 15 Bandara

Peningkatan kualitas layanan bandara menjadi perhatian serius PT Angkasa Pura (AP) II. Buktinya, 15 bandara yang dikelolanya telah menerapkan Smart Digital Airport.

Konsep ini semakin membuat wisatawan menjadi nyaman. Juga turut memudahkan mobilitas pengunjung bandara.

Konsep dasar yang diterapkan adalah smart dan connected. Untuk mendukung hal itu, soft infrastructure dibenahi optimal. Dimulai dari riil soft infrastructure-nya, connected content, hingga digital community.

“Kami terus menyeimbangkan hard infrastructure dan soft infrastructure bandara-bandara di bawah naungan AP II. Soft infrastructure akan diperbaiki menyeluruh. Konsep Smart Digital Airport ini sudah menjadi kebutuhan. Jumlah penumpang dan traffic pesawat tinggi,” ungkap Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin, Minggu (25/11).

Dengan menguatkan aspek soft infrastructure, ada beberapa sasaran yang dibidik AP II. Mereka secara riil meningkakan level costumer experience-nya. Sebab, calon penumpang dinilai lebih nyaman dengan konsep melayani sendiri. Soft infrastructure juga diharapkan menaikan efisiensi pembiayaan, termasuk melahirkan konsep baru berbasis digital.

“Melalui Smart Digital Airport, ada sumber revenue baru bagi AP II. Beragam proses dan aktivitas juga terhubung satu sama lain,” terang Awaluddin.

Konsep Smart Digital Airport sebenarnya sudah diterapkan sejak 2016. Namun, konsep ini terus saja digulirkan. Sasarannya tersebar dari sisi udara, pengelolaan operasional gedung terminal, hingga zona pendukung pergerakan penumpang. Untuk platform yang ditawarkan ada 3. AP II ini mengembangkan Indonesia Airport Apps. Aplikasi ini sudah didownload 150 Ribu user dan ditargetkan 1 Juta pada 2019.


Ada juga platform operasi yang mengacu layanan dan komersialisasinya. AP II juga memiliki platform Airport Collaborative Decision Making yang melayani 15 stakeholder. Konsep ini mengakomodir airport operator, air line operator, hingga pemegang otoritas bandara.


Redaktur : Cholis Faizi Sobari

RELATED NEWS