Inilah Pesan Menyentuh Kardinal Suharyo di Misa Paskah 2020

Uskup Agung Mgr Ignatius kardinal Suharyo dalam Misa Hari Minggu Paskah 2020, Minggu (12/4). (Foto: Alfred/GenPI.co)
Uskup Agung Mgr Ignatius kardinal Suharyo dalam Misa Hari Minggu Paskah 2020, Minggu (12/4). (Foto: Alfred/GenPI.co)

GenPI.co - Misa Paskah di Gereja Katedral Jakarta berlangsung pada pada hari Minggu (12/4) pagi pukul 09.00 WIB. Disiarkan secara langsung oleh TVRI, misa itu bisa disaksikan oleh seluruh umat katolik se-Indonesia yang melakukan ibadat dari rumah masing-masing.

Salah satu yang menarik dalam perayaan itu adalah Kotbah Uskup Agung Jakarta, Mgr Ignatius Kardinal Suharyo. Ia yang juga bertindak sebagai imam dalam perayaan itu mengaitkan Paskah dalam kondisi konntekstual yang dirasakan Indonesia hari-hari ini.

"Kita bisa bertanya pada diri sendiri, apa relevansi perayaan Paskah pada masa kita umat manusia pada umumnya dan bangsa Indonesia, pada khususnya sedang mengalami pandemi wabah virus corona ini,” ujar Mgr. Suharyo.

BACA JUGA: Lilin di Bangku Umat, Misa Paskah di Katedral Jakarta Penuh Haru

Ia melanjutkan, ada berbagai pendapat mengenai merebaknya wabah ini. Salah satunya bisa jadi wabah adalah reaksi natural atas kesalahan manusia secara kolektif terhadap alam. Dalam bahasa iman, wabah disebabkan antara lain oleh dosa ekologis.

loading...

“Wabah muncul karena manusia telah merusak tatanan dan harmoni alam. Pengrusakan alam ini membuatnya tidak seimbang lagi, dan ini berakibat sangat luas dan beragam seperti pemanasan bumi, perubahan iklim, polusi, dan munculnya berbagai penyakit baru,” bebernya.

Ketidakseimbangan ini membuat tubuh manusia tidak seimbang pula, imunitas melemah, sehingga manusia menjadi rentan wabah. Seharusnya, alam memiliki caranya sendiri untuk meredam wabah. Tetapi ketika nafsu, keserakahan dan kesombongan manusia mengakibatkan rusaknya alam, wabah menjadi tidak terbendung.

“Terkait ini, Paus Fransiskus mengatakan; dengan keserakahannya, manusia mau menggantikan tempat Allah. Dengan demikian akhirnya membangkitkan pemberontakan alam,” tegasnya.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING