Stories: Share your traveling moment!

Ini Deretan Peristiwa Astronomi yang Terjadi Sepanjang 2019

Gerhana bulan. (dok)
Gerhana bulan. (dok)

Masih ingatkah kamu momen gerhana bulan atau Blood Moon yang terjadi pada 28 Juli 2018 lalu? Saat fenomena Blood Moon, bulan menjadi terlihat berwarna merah akibat atmosfer bumi yang membiaskan cahaya matahari. Fenomena langka tersebut menjadi viral dan membuat banyak orang berlomba-lomba untuk mengabadikan momen langka tersebut.

Nah, tahun ini ternyata akan ada lebih banyak fenomena astronomi yang bisa diamati dan diabadikan. Tim genpi.co merangkum fenomena astronomi yang akan terjadi di tahun 2019 ini lengkap dengan waktu kejadiannya.

1. Fenomena Supermoon

Dilansir dari akun instagram @infoastronomy akan ada 3 kali fenomena supermoon yang terjadi di awal tahun 2019, yaitu pada tanggal 21 Januari, 19 Februari dan 20 Maret 2019. Pada fenomena ini, bulan akan terlihat lebih besar karena jaraknya yang semakin dekat dengan bumi. Selain terlihat lebih besar, bulan juga akan terlihat lebih terang saat Supermoon, karena ahaya yang dipantulkan meningkat 30 persen dibandingkan bulan purnama biasa.

2. Gerhana Bulan Parsial

Seperti namanya, fenomena Gerhana Bulan Parsial atau Gerhana Bulan Sebagian merupakan fenomena saat bulan hanya terlihat sebagian akibat terhalang bayangan umbra bumi. Fenomena ini bakal terjadi pada 17 Juli 2019 dan bisa diamati mulai pukul 01.34 WIB. Sementara fase tergigitnya bulan dimulai pukul 03.01 WIB, puncaknya pada 04.30 WIB dan berakhir pada 05.59 WIB.

3. Hujan Meteor

Di tahun 2019 ini kamu memiliki kesempatan 2 kali untuk menyaksikan hujan meteor, yaitu hujan meteor Perseid pada 13 Agustus 2019 dan hujan meteor Orinoid yang berlangsung pada 21 Oktober 2019. Fenomena ini bisa disaksikan di penjuru Indonesia yang bebas polusi cahaya.

4. Gerhana Matahari Cincin

Penghujung tahun 2019 akan diisi oleh fenomena Gerhana Matahari Cincin atau Ring of Fire, tepatnya pada 26 Desember 2019. Fenomena ini bisa disaksikan di Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan, tepatnya di Pulau Sumeulue, Sinabang, Aceh Singkil, Sibolga, Padangsidempuan, Balaipungut, Tanjungpinang, Kijang, Sungai Raya, Pemangkat, Singkawang, Tanjung Selor hingga Derawan. Sementara daerah yang tidak dilalui jalur Gerhana Matahari Cincin hanya akan melihat Gerhana Matahari Parsial.

Reporter: Yasserina Rawie

Redaktur: Cahaya



RELATED NEWS