Bunda, Ketahui Cara Kandungan Minyak Goreng Sehat atau Tidak

Ilustrasi memasak. Foto: Shutterstock
Ilustrasi memasak. Foto: Shutterstock

GenPI.co - Lemak jenuh salah satunya yang terkandung dalam minyak goreng bisa meningkatkan kolesterol darah dan berujung peningkatan risiko penyakit jantung.

Lalu bagaimana memeriksa apakah minyak yang kamu pakai memasak banyak mengandung lemak jenuh atau tidak? Certified Nutrition and Wellness Consultant Nutrifood, Moch. Aldis Ruslialdi mengatakan minyak rendah lemak jenuh cenderung tidak membeku dalam suhu rendah.

BACA JUGA: Cerita Asmirandah Ikut Program Bayi Tabung

"Lemak jenuh banyak cenderung membeku, (minyak goreng) yang baik sukar membeku. Minyak goreng yang sehat adalah minyak yang rendah kandungan lemak jenuhnya karena konsumsi lemak jenuh meningkatkan kadar kolesterol," kata Aldis, Selasa (16/6).

Dengan kata lain, lanjut Aldis, kamu bisa memasukkan minyak goreng ke dalam lemari es lalu amati apakah minyak itu membeku atau tetap cair.

loading...

Minyak jagung dan kanola lebih sehat karena rendah lemak jenuh, yakni masing-masing 13 persen dan 7 persen. Minyak zaitun hanya satu persen lebih tinggi lemak jenuhnya daripada minyak jagung, yakni 14 persen.

Minyak lainnya, seperti minyak kelapa mengandung 92 persen lemak jenuh, lalu minyak sawit dengan kandungan 52 persen lemak jenuh. yang berarti minyak goreng non-kolesterol bukanlah solusi sehat.

Aldis menyarankan membatasi asupan lemak jenuh hingga maksimal tujuh persen total kalori harian atau 16 gram per hari, sementara lemak trans maksimal satu persen dari total kalori harian atau dua gram sehari.


Redaktur : Cahaya

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING