Petik Pelajaran dari Klaster Baru COVID-19 di Secapa TNI AD

Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah. (Foto: BNPB)
Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah. (Foto: BNPB)

GenPI.co - Kasus klaster baru Covid-19 di Pusat pendidikan Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Darat Bandung, Jawa Barat, dapat dijadikan pembelajaran.

Hal itu dikatakan Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah. Ia berharap tidak terjadi hal serupa di kemudian hari.

Dewi mengatakan ada beberapa hal yang patut dijadikan catatan ialah mulai dari pentingnya menerapkan jaga jarak dan menghindari adanya kerumunan. 

BACA JUGA: UMKM Bisa Bernapas Lega, Ada Alokasi Triliunan dari Pemerintah

Sebab, jarak menjadi faktor yang dapat memicu terjadinya penularan apabila tidak disesuaikan dengan ketentuan protokol kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

loading...

"Pertama, ketika ada orang banyak, berkumpul dalam satu tempat dan waktu yang sama, terlebih dengan sirkulasi udara yang tidak diketahui baik atau tidak, ini yang akan memengaruhi laju penularan," ujar Dewi dalam dialog di Media Center Gugus Tugas Nasional, Rabu (15/7).

Dewi yang juga merupakan ahli epidemiologi menjelaskan bahwa jika satu orang terinfeksi dalam kondisi tersebut, penyebaran virus SARS-CoV-2 akan terjadi dengan sangat cepat.

Dalam hal ini, seluruh kegiatan yang melibatkan banyak orang berkumpul seperti asrama, boarding school dan pesantren juga memiliki potensi penularan yang mirip dengan apa yang terjadi di Secapa. 


Reporter : Andi Ristanto

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING