Warga NTT Wajib Gunakan Bahasa Inggris, Kenapa Yah?

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat. (dok)
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat. (dok)

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Victor Bungtilu Laiskodat mengeluarkan peraturan untuk masyarakat setempat wajib mengunakan Bahasa Inggris. Peraturan ini bertujuan untuk mendukung sektor pariwisata unggulan di NTT, salah satunya Taman Nasional Komodo. 

Kepala Dinas NTT Marius Ardu Jelamu, mengatakan Peraturan Gubernur Nomor 56 Tahun 2018 Tentang Hari Berbahasa Inggris sudah disosialisasikan ke masyarakat. “Sesuai dengan arahan Bapak Gubernur, hari ini kita akan mengumumkan bahwa mulai besok hari Rabu seuruh masyarakat NTT menggunakan bahasa Inggris dan ini sudah ada dasar hukumnya,” ungkap Marius di kantornya, kemarin.

Baca juga: Festival 1001 Kuda dan Tenun Ikat di NTT

Menurut Marius Bahasa Inggris merupakan salah satu media komunikasi yang sering digunakan dalam dunia pariwisata. Hal ini juga sering digunakan dalam sebuah aktivitas perkantoran, untuk itu untuk menunjangnya, seluruh masyarakat NTT dihimbau agar menggunakannya dalam ativitas sehari-hari.

"Banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan jika Pergub Hari Berbahasa Inggris ini diterapkan salah satunya adalah untuk meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris bagi para Aparatur Sipil Negara, karyawan swasta dan seluruh lapisan masyarakat NTT. Ini juga sekaligus bisa menyiapkan sumber darya manusia NTT yang cakap dalam menggunakan Bahasa Inggris dalam berkomunikasi," tandasnya.

loading...



Reporter : Mia Kamila

Redaktur : Cahaya

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING