Guest House Bernuansa Eropa Ada di Bondowoso

Rumah nuansa eropa yang di perkebunan kopi, Bondowoso. (Foto: Mamad)
Rumah nuansa eropa yang di perkebunan kopi, Bondowoso. (Foto: Mamad)

Destinasi wisata yang menawarkan pengalaman baru apalagi ditunjang dengan aksesbilitas dan akomodasi yang mudah dijangkau mungkin menjadi incaran para wisatawan. Apalagi ditambah, di sekitar destinasi tersebut terdapat beberapa wisata yang memberi kita paket komplit dalam satu kali perjalanan wisata.

Menyempatkan Berkunjung ke Kabupaten Bondowoso, ada salah satu destinasi wisata yang menawarkan udara sejuk dingin dengan pemandangan yang memukau bak Eropa. Di area perkebunan kopi yang terletak di Kalisat, Jampit, Bondowoso.

Perkebunan Kalisat Jampit ini merupakan area perkebunan kopi arabika yang memiliki citarasa premium. Biji kopi yang dihasilkan tak kalah dengan penghasil kopi terkenal lainnya. Tak hanya disuguhkan dengan pemandangan perkebunan kopi yang menyegarkan mata, di sini juga bisa merasakan sensasi menginap di Guest House bernuansa Belanda, yang biasa disebut Rumah Jampit.

Baca juga: Kawah Wurung, Keindahan Savana A la Sumba di Bondowoso

Rumah bergaya kolonial Belanda ini sudah dibangun sejak tahun 1927 silam. Dulunya rumah ini merupakan kediaman sang pemilik kebun kopi. Seiring berjalannya waktu rumah yang terletak di tengah perkebunan kopi ini dimanfaatkan menjadi Guest house para wisatawan.

Rumah yang terdisi dari 2 lantai dan memiliki 5 kamar ini begitu ikonik terhampar taman bunga yang ditata sedemikian rupa sehingga mengingatkan kita akan rumah rumah di pegunungan Eropa. Rumah bergaya klasik ini memiliki cerobong asap khas dari bangsa Eropa.

Untuk memperkuat kesan Eropa, berbagai bunga indah pun tumbuh subur di sekitar Rumah Jampit, seperti bunga Gladiol, Lili, Calla, Anyelir, Lily, Gerbera, Krisan, Aster, Dianthus, dan lainnya. Selain itu, bagi wisatawan yang tak kebagiaan kamar di Rumah Jampit, terdapat alternatif lain guest house yakni Catimor Homestay dan juga Wisma Arabica.

“Pemandangan yang sangat bagus, udara yang sejuk, dan guest house juga bersih dan masih kokoh, padahal katanya itu dibuat hampir 1 abad yang lalu. Di sini juga tidak dijangkau sinyal jadi cocok lah yang ingin menenangkan diri,” Terang Lita Mulia, salah satu wisatawan asal Bondowoso.

Cukup membayar Rp 5.000 untuk tiket masuk, kalian dapat memanfaatkan area di sekitar guest house ini untuk menambah koleksi foto kalian. Tak hanya itu, kalian juga dapat menjajal menginap di Guest house ini. Namun harga yang ditawarkan cukup tinggi dengan kisaran mulai dari Rp 2 juta. Sehingga rumah ini cocok jika digunakan untuk menginap bersama keluarga besar.


Redaktur: Cahaya

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Annissa Nur Jannah
Reporter
Annissa Nur Jannah

KULINER