Bali Spirit Hadir Lagi, Ribuan Peyoga Mancanegara akan Berkumpul di Pulau Dewata

Ilustrasi Yoga.
Ilustrasi Yoga.

Bali Spirit Festival siap digeber kembali pada 24-31 Maret 2019. Lokasinya di Yayasan Bali Purnati Center, Ubud Bali. Event yoga masuk kategori terbesar lantaran melibatkan ribuan peserta dari 5 benua dan ratusan instruktur. Diselenggarakan sejak 2007 silam, Bali Spirit Festival sudah emasuki tahun pelaksanaan ke 12 dan telah menjelma menjadi event pariwisata rutin.

Event ini akan dogelar di 15 lokasi,. Beberapa di antaranya adalah Bale Up, Bale Down, Chill Zone, Great Lawn, Sky Pavilion, Healing Pavilion, Healing Huts, Community Pavilion, Amphitheater dan Main Pavilion. Semuanya menawarkan suasana yang rilek untuk melakukan yoga bersama. 

Ketua Tim Calendar of Event 2019 Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty mengatakan, Bali Spirit Festival selalu ramah buat pengunjungnya. Termasuk buat keluarga. Karena, ada arena bermain untuk anak. Bahkan, tidak sedikit peserta yang datang dengan membawa keluarga.

“Salah satu kelebihan Bali Spirit Festival adalah ramah untuk keluarga. Banyak ruang bagi keluarga. Mereka bisa berkumpul bersama mengikuti rangkaian kegiatan Bali Spirit Festival 2019,” tutur Esthy, yang juga Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata. 

Nantinya kegiatan ini akan sangat beragam dengan melibatkan instruktur yoga papan atas dunia, yaitu Tymi Howard, Jeffrey Armstrong, Ronan Tang, Danny Paradise, Gwyn Williams, dan masih banyak lagi. Selain itu juga adanya kegiatan penyembuhanm kemudian transformasi ilmu. Event ini juga mengajak seluruh peserta menyelaraskan kembali kehidupan melalui yogan gerakanm tarian dan musik. 

“Seperti aktivitas yoga pada umumnya, Bali Spirit juga memberikan seluruh peserta ketenangan. Membuat seluruh peserta bisa mencapai keseimbangan dalam hidup. Mereka akan berkumpul tanpa melihat latar belakangnya. Semua menjadi satu dalam Bali Spirit,” papar Esthy.

Reporter: Anggi Agustiani

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Landy Primasiwi
Reporter
Landy Primasiwi

KULINER