Pandemi Covid-19, Perusahaan Berlomba-lomba Garap Digitalisasi

Pandemi Covid-19, Perusahaan Berlomba-lomba Garap Digitalisasi - GenPI.co
Ilustrasi trasaksi digital. Foto: Unsplash

GenPI.co - Pandemi Covid-19 yang menghantam industri jasa keuangan membuat banyak pelaku usaha melakukan adaptasi dan strategi bisnis agar tetap bertahan, salah satunya ialah dengan digitalisasi.

Digitalisasi dianggap mumpuni karena di tengah keterbatasan aktivitas fisik, pelaku usaha dapat terus menjalankan bisnisnya tanpa tatap muka.

Founder dan Presiden Komisaris Wartaekonomi.co.id Fadel Muhammad, dalam acara Indonesia Financial Top Leader Award 2021 mengatakan bahwa Covid-19 telah membuat semua orang terbiasa melakukan transaksi digital.

BACA JUGA:  Tips Memilih Perusahaan Cloud Computing untuk Bisnis, Simak Ya!

Hal ini bisa dilihat dari meningkatnya transaksi digital banking selama masa pandemi.

"Dari laporan BI, pada Juni nilai transaksi digital banking tumbuh 66,4% yoy sebesar Rp3100 triliun. Ini tidak hanya di bank yang tumbuh tapi juga asuransi dan berbagai usaha keuangan yang lain," ujar Fadel dalam siaran pers, Jumat (30/7).

BACA JUGA:  Digitalisasi Dunia Usaha Jadi Jalan Percepat Pemulihan Ekonomi

Senada dengan Fadel, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, di masa pandemi penggunaan transaksi digital kini semakin digemari.

Bahkan transaksi via ATM yang dulu sangat populer saat ini sudah mulai ditinggalkan.

BACA JUGA:  GoFood Dukung UMKM Terus Tumbuh dengan Digitalisasi

"Jadi 86% lebih itu sudah digitalize apakah itu dalam bentuk mobile banking, internet banking dan super apps kita yang baru smuanya digitalisasi," tutur Jahja.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara