S&P Sebut Ekonomi AS Paling Terdampak oleh Pelarangan Huawei

Ekonomi AS ikut terdampak akibat pelarangan Huawei. (Foto: newsmax.com)
Ekonomi AS ikut terdampak akibat pelarangan Huawei. (Foto: newsmax.com)

Lembaga penilai kredit S&P memperingatkan bahwa larangan Trump atas Huawei akan berdampak buruk kepada industri teknologi di Amerika Serikat.Hsl ini akan membuat China mandiri, sementara perusahaan teknologi Amerika Serikat semakin tertinggal.

Standard & Poor mengatakan bahwa dampak pelarangan pada Huawei bukan hanya merugikan perusahaan penyedia komunikasi Amerika Serikat  Lebih buruk lagi, terkena dampak adalah perusahaan Amerika Serikat yang menyuplai komponen teknologi tinggi kepada Huawei.

Baca juga:

Dituduh Mata-mata dan Dijauhi Google, Huawei Buat OS Sendiri 

Huawei Meminta Verizon Bayar Hak Paten Senilai 14,3 Triliun 

Setelah China, Kini Trump Serang Negara Sekutu Sendiri 


Tekanan berat yang diberikan Trump kepada Huawei akan membuat China menanamkan modal sebanyak mungkin kepada pengembangan teknologi dan Huawei berusaha menyediakan sendiri segala komponen yang mereka butuhkan. Ini membuat keduanya mengurangi Ketergantungan kepada produsen lain di luar.

China dan menjadi mandiri. China mampu melakukannya karena  keunggulan sumber daya manusia yang mampu bekerja keras dengan biaya murah dengan kondisi politik yang stabil.

Menurut S&P hal ini akan membuat persaingan teknologi semakin ketat dengan Huawei dan China yang dalam posisi yang diuntungkan karena sedang memimpin pengembangan teknologi 5G. Bahkan dikatakan perusahaan  itu sudah siap memulai perkembangan teknologi 6G. Huawei bahkan memegang banyak hak paten atas teknologi 5G sehingga mampu menuntut pembayaran dari perusahaan komunikasi AS atas teknologi Huawei yang mereka pergunakan.

“Dalam satu atau dua tahu ke depan, kami yakin perusahaan semi-konduktor Amerika Serikat akan sangat menderita karena banyak dari mereka menganggap Huawei sebagai pelanggan utama,” ujar S&P.

Simak juga video menarik berikut


Reporter: Robby Sunata

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS