Ketika Daur Ulang Jadi Sesuatu yang Wow, Temukan di MFC 2018

Ketika Daur Ulang Jadi Sesuatu yang Wow, Temukan di MFC 2018
Image Caption Here

Bagaimana jika sebuah kreativitas dikawinkan dengan konsep ramah lingkungan? Jawabnya adalah Malang Flower Carnival (MFC) 2018. Pasalnya, kostum para peserta karnaval wajib menggunakan bahan daur ulang. Menarik yah, guys!

Ketua MFC 2018, Agus Sunanada menjelaskan, tahun ini pihaknya akan memberikan warna berbeda. Salah satu peraturan MFC tahun ini adalah, kostum peserta 75% harus menampilkan ornamen bunga. Namun rnamen itu dibuat dari barang-barang bekas. Antara lain berupa plastik, spons, kertas, dan karet sandal.

"Limbah ini bisa didapatkan dari berbagai aktivitas produksi atau konsumsi. Termasuk banyaknya industri sandal yang ada di Malang," ungkap Agus, Selasa (11/9)

Meski terbuat dari barang-barang bekas pakai, namun Agus menjamin tampilan kostum-kostum peserta karnaval yang dihelat pada 16 September 2018  itu akan tetap spektakuler dan fashionable. Semakin istimewa karena hadir dengan spirit untuk melestarikan lingkungan.

Disamping itu, pesertanya juga akan termotivasi untuk tampil maksimal. Sebab, ada kostum-kostum yang ikut karnaval akan dilombakan. Hadiah yang ditawarkan juga menggiurkan. Yakni uang tunai dengan total Rp 50 juta untuk enam pemenang kelompok dan satu juara The Best Perform.

"Hal ini dimaksudkan untuk memicu kreativitas masyarakat. Dan memunculkan desain baru yang lebih inovatif," terang Agus.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengacungkan dua jempol atas ide karnaval tahun ini. Apalagi ramah terhadap lingkungan. Ia pun tak ragu untuk menyebut MFC 2018 keren.

"Event-nya keren. Kostum Malang Flower Carnaval itu sudah keliling di berbagai travel mart, festival, dan show di berbagai penjuru dunia. Dan selalu menjadi ajang selfie dan mendapat perhatian khusus pengunjung booth Wonderful Indonesia," ujar Menpar Arief Yahya, Selasa (11/9).

Sekedar informasi, MFC pernah mendapat penghargaan di mancanegara. Di antaranya sebagai The Best Performances dalam Parade Budaya Internasional di Moskow Rusia, Best National Costume, dan Miss Queen Tourism Ambassador International, di Kuala Lumpur Malaysia.



RELATED NEWS

KULINER