Awas! Rokok Elektrik Mengandung Zat Racun, Ini Kata Dokter Ahli

Ilustrasi--Seseorang menggunakan rokok elektrik. Menurut dokter, rokok elektrik berbahaya sebagaimana rokok biasa, karena mengandung karsinogen, zat racun, dan bahan yang bisa menimbulkan kecanduan. (Shutterstock)
Ilustrasi--Seseorang menggunakan rokok elektrik. Menurut dokter, rokok elektrik berbahaya sebagaimana rokok biasa, karena mengandung karsinogen, zat racun, dan bahan yang bisa menimbulkan kecanduan. (Shutterstock)

GenPI.co - Bahaya rokok elektrik disebut lebih rendah ketimbang rokok biasa, tetapi rokok elektronik mengandung bahan-bahan yang dapat membahayakan kesehatan.

Rokok elektrik mengandung karsinogen, zat racun, dan bahan yang menimbulkan kecanduan menurut Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Agus Dwi Susanto Sp.P(K) di Jakarta, Jumat (15/11).

BACA JUGA: Viral, Tes Kepribadian Forest Mendadak Populer di Instagram

"Intinya itu rokok elektrik tetap berbahaya karena mengandung bahan-bahan yang bersifat adiksi, bahan bersifat karsinogen, dan bahan-bahan toksik lainnya yang suatu saat dapat menimbulkan masalah kesehatan," katanya.

Rokok elektrik memang tidak mengandung Tar sebagaimana rokok biasa. Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa rokok elektrik mengandung zat racun dan zat yang bisa menyebabkan kanker.

BACA JUGA: Pak Jokowi Nggak Kasihan Lihat Honorer K2 Mundur Alon-alon?

Menurut Agus, istilah rokok elektrik lebih aman mungkin hanya akal-akalan industri rokok elektrik untuk menyamarkan zat-zat yang terkandung di dalamnya. 


Istilah tersebut, menurut pendapatnya, cenderung menyesatkan.


Redaktur : Tommy Ardyan

RELATED NEWS