Parenting

Olahraga Memang Baik untuk Anak, Tapi...

ilustrasi anak berolahraga (Foto: Pexels)
ilustrasi anak berolahraga (Foto: Pexels)

GenPI.co - Olahraga merupakan aktivitas yang baik dilakukan untuk anak. Meski demikian, orang tua harus membatasi beban latihan yang dilakukan anak-anak yang berusia 2 hingga 12 tahun.

Dokter spesialis anak, dr Arifianto menjelaskan bahwa olahraga pada anak sebaiknya hanya dilakukan untuk menjaga daya tahan tubuh serta melatih kekuatannya. Ia tidak menganjurkan anak untuk berolahraga agar memiliki bentuk tubuh yang berotot.

“Latihan fisik untuk anak lebih untuk endurance, strength dan stability yah. Namun latihan untuk membentuk massa otot belum relevan untuk anak di bawah 6 tahun,” pria yang kerap disapa dr Apin ini  diskusi virtual bertajuk “Olahraga pada Anak” bersama dr Andhika Raspati, Selasa (4/8).

BACA JUGA: Kesalahan Ortu dalam membentuk Pola Tidur Anak

Dr Apin menjelaskan, anak yang belum mengalami masa pubertas tidak akan bisa mendapatkan massa otot dengan olahraga seberat apapun. Seorang anak baru bisa membentuk massa otot di tubuhnya setelah memasuki masa pubertas.

loading...

“Anak yang belum mengalami pubertas, gak akan terbentuk masa ototnya walaupun dia nge-gym. Tapi kalau sudah memasuki masa pubertas, baru bisa terbentuk ototnya,” papar dr Apin.

Begitu juga dengan spesialis kedokteran olahraga, dr Andika Raspati yang mengatakan bahwa anak-anak belum boleh melakukan olahraga-olahraga yang berat. Olahraga untuk anak hanya diperbolehkan untuk mengontrol berat badannya saja.

“Jadi kalau bicara olahraga untuk membentuk massa otot, bagusnya setelah masa puber. Kalau untuk sebelum masa puber latihannya lebih untuk mengontrol berat badan aja,” kata dr Dhika. (*)


Reporter : Yasserina Rawie

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING