Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Tujuh Negara Ini Ngamuk ke China dan Rusia, Faktanya Buat Kaget

Para kepala negara anggota G7. Foto: Reuters.
Para kepala negara anggota G7. Foto: Reuters.

GenPI.co - Kelompok tujuh negara gabungan (G7) telah memarahi China dan Rusia. Mereka menyebut Kremlin sebagai jahat dan Beijing sebagai penindas yang sangat berbahaya.

Menteri luar negeri G7, yang bertemu di London mengatakan dalam komunike 12.400 kata bahwa Rusia berusaha merusak demokrasi dan mengancam Ukraina sementara China bersalah atas pelanggaran hak asasi manusia dan menggunakan pengaruh ekonominya untuk menggertak orang lain.

BACA JUGA: Mendadak, Rakyat Myanmar Ngamuk ke Indonesia, Faktanya Buat Kaget

Namun, ada sedikit tindakan konkret yang disebutkan dalam komunike tersebut yang akan terlalu mengkhawatirkan baik Presiden China Xi Jinping atau timpalannya dari Rusia Vladimir Putin.

G7 mengatakan akan mendukung upaya kolektif untuk menghentikan 'kebijakan ekonomi koersif China dan untuk melawan disinformasi Rusia.

“Saya pikir (China) lebih mungkin perlu, daripada bereaksi dalam kemarahan, itu lebih mungkin perlu untuk melihat ke cermin dan memahami bahwa itu perlu mempertimbangkan opini yang berkembang ini, yang berpikir aturan dasar internasional ini harus ditaati,” kata Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab dalam ketreangannya, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (6/5/2021).

Namun, Rusia menyangkal campur tangan di luar perbatasannya dan mengatakan Barat dicengkeram oleh histeria anti-Rusia.

China juga menyatakan Barat adalah pengganggu dan bahwa para pemimpinnya memiliki pola pikir pasca-kekaisaran yang membuat mereka merasa dapat bertindak seperti polisi global.


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING