Epstein Bunuh Diri, Nama Trump dan Clinton Turut Terseret

Foto lawas yang menunjukan hubungan antara Donald Trump dan Jeffrey Epstein. (Foto: washingtonpost.com)
Foto lawas yang menunjukan hubungan antara Donald Trump dan Jeffrey Epstein. (Foto: washingtonpost.com)

GenPI.co - Biliuner Amerika Serikat Jeffrey Epstein ditemukan tewas gantung diri di sel tahanan berkeamanan tinggi. FBI akan melakukan penyelidikan atas tewasnya tersangka prostitusi kelas atas ini.Jeffrey Epstein ditemukan dalam keadaan tanpa nyawa pada hari Sabtu (10/8) waktu setempat. Dia ditempatkan dalam sebuah penjara berkeamanan tinggi di Manhattan untuk menanti masa persidangannya atas dugaan perdagangan perempuan untuk tujuan seksual. 

Fasilitas tahanan di Manhattan ini hanya untuk menampung mereka yang terlibat dalam kasus penting atau diri mereka sendiri adalah sosok penting. Dalam fasililitas tersebut Epstein ditempatkan dalam sel khusus yang selalu diawasi dan dirancang untuk mencegah penghuninya melakukan bunuh diri. Ini dilakukan setelah usaha bunuh diri pertama pada tanggal 29 juli 2019 lalu gagal.

Epstein ditahan dalam kasus yang melibatkan tokoh-tokoh terkenal. Ia diduga melakukan pelecehan seksual kepada lusinan anak perempuan dan memperdagangkan mereka untuk tujuan pemuas seksual dengan pelanggan kalangan papan atas. Beberapa sumber menyebut kegiatan melawan hukum itu memiliki jaringan luas termasuk ke Mar-a-Lago, sebuah klub hiburan papan atas milik Donald Trump.

Baca juga:

Fakta Slogan 'Just Do It' Milik Nike: Terinspirasi dari Pembunuh

5 Milyuner Dunia ini Pakai Baju Itu-itu Saja

Penuh Drama, ini 5 Fakta Kisah Cinta Miley Cyrus & Liam Hemsworth


Setelah tewasnya Epstein, Trump mencuit di Twitter solah keterkaitan Epstein dengan Clinton. Itu  memicu rumor bahwa Bill Clinton ada di balik kematian Epstein. Rumor ini seakan hendak membalas teori yang berkembang bahwa penyebab kematian Epstein memiliki hubungan dengan Trump.


Reporter : Robby Sunata

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

RELATED NEWS