Jenderalnya Dihantam Roket AS, Iran: Kami Berhak Bela Diri

Qassem Soleimani, jenderal Iran yang meninggal setelah dihantam dengan roket oleh Amerika Serikat.(Foto: .timesofisrael.com)
Qassem Soleimani, jenderal Iran yang meninggal setelah dihantam dengan roket oleh Amerika Serikat.(Foto: .timesofisrael.com)

GenPI.co - Pemerintah Iran bereaksi keras setelah kematian komandan militernya yang paling terkenal, Qassem Soleimani .

Kepada Dewan Keamanan dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, pemerintah Iran di hari yang sama mengatakan pihaknya memiliki hak untuk membela diri di bawah hukum internasional.

BACA JUGA: Jenderal Iran Dihantam Roket AS, World War 3 Dimulai?

“Pembunuhan Soleimani adalah adalah contoh nyata terorisme negara dan, sebagai tindakan kriminal,” demikian pernyataan Iran dalam sebuah surat yang , Duta Besar Iran untuk PBB, Majid Takht Ravanchi.

Pemerintah Iran menambahkan tindakan itu adalah merupakan pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip dasar hukum internasional, khususnya Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

loading...

Amerika Serikat diketahui  menyerang jenderal 62 tahun itu dengan serangan roket saat ia dan tujuh orang lain sedang berada di Bandara Internasional Baghdad Irak pada Jumat (3/1) waktu setempat.

Kapal China di Perairan Natuna, TNI: Nelayan Tak Perlu Cemas

Pembunuhan terhadap Qassem Soleimani dilakukan militer AS atas restu dari Presiden Donald Trump.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING