Gerah dengan Pengedar Narkoba, Duterte keluarkan Ultimatum

Presiden Filipina Rodrigo Duterte . (Antara/Reuters/Erik De Castro))
Presiden Filipina Rodrigo Duterte . (Antara/Reuters/Erik De Castro))

GenPI.co - Presiden Filipina Rodrigo Duterte meradang usai polisi berhasil menyita 756 kg sabu-sabu. Ia pun mengultimatum akan menembak mati para pengedar narkoba yang menjadikan negaranya titik pengiriman barang haram. 

"Jika anda menghancurkan negara saya dengan memasok sabu-sabu senilai 5,1 miliar peso ... saya akan membunuh anda," kata Duterte melalui pidato, pada Jumat (5/5).

BACA JUGA: Ternyata George Floyd Positif COVID-19

Sabu-sabu 2/3 ton itu menjadi salah satu penyitaan terbesar sejak Duterte menyatakan perang dengan narkoba, sejak 2016 silam.

Duterte sendiri tidak menjelaskan asal-muasal narkoba yang berhasil mereka sita. Namun ia sempat menyebutkan Filipina menjadi pusat perpindahan untuk karte  narkoba Meksiko.

ADVERTISEMENT

Dalam pidatonya, Duterte  juga mengecam para penggiat HAM yang mengeritik kampanye anti narkoba yang dijalankannya. 

Sebelumnya pada Kamis (4/5), PBB dalam laporannya menyebutkan  puluhan ribu orang di Filipina bisa jadi tewas dalam perang melawan narkoba. Hal tersebut ditambah dengan imunitas polisi dan hasutan kekerasan oleh pejabat tinggi.

BACA JUGA: Lockdown di Filipina, yang Ngeyel, Dorr!


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING