China Minta WHO Selidiki Spanyol Sebagai Penyebar Awal Corona

Petugas medis tiba bersama seorang pasien di Rumah Sakit Severo Ochoa di tengah wabah virus corona (COVID-19) di Leganes, Spanyol, Kamis (26/3). (REUTERS/SUSANA VERA)
Petugas medis tiba bersama seorang pasien di Rumah Sakit Severo Ochoa di tengah wabah virus corona (COVID-19) di Leganes, Spanyol, Kamis (26/3). (REUTERS/SUSANA VERA)

GenPI.co - Virus corona pertama kali terdeteksi di Spanyol. Oleh sebab itu, penasihat kesehatan pemerintahan Presiden Xi Jinping, Wang Guangfa meminta Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk memasukkan Spanyol ke dalam tempat yang harus diselidiki mengenai awal mula kemunculan covid-19. 

BACA JUGA: Meski Tampang Jutek, 3 Zodiak Ini Memiliki Hati Bak Malaikat

Klaim tersebut berdasarkan sejumlah peneliti di Barcelona yang menyatakan mereka mendeteksi kemunculan covid-19 dalam sampel air limbah di kota tersebut pada bulan Maret 2019. 

Tim virologi Universitas Barcelona telah menguji air limbah sejak pertengahan April 2019, demi mengidentifikasi potensi kemunculan wabah baru. 

Namun, setelah Barcelona mengonfirmasikan kasus pertama corona sekitar Februari 2020, tim virologi kembali menguji sampel air limbah yang diambil antara Januari 2018-Desember 2019.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: Takdirnya Peka, 3 Zodiak Ini Bisa Membaca Aura Orang Lain

Genom virus covid-19 yang ditemukan di air limbah pada 12 Maret 2019 juga ditemukan lebih banyak pada 15 Januari 2020, atau enam minggu sebelum kasus pertama corona terdeteksi di Spanyol.

Sayangnya, banyak ahli yang meragukan temuan tim virologi Universitas Barcelona itu dan menganggap temuan itu cacat. Selain itu juga bertentangan dengan bukti kuat selama ini yang menyatakan bahwa virus Covid-19 pertama kali muncul di China sekitar Desember 2019.


Reporter : Mia Kamila

Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING