Iran dan Rusia Mau Bikin Gaduh Pilpres AS

Donald Trump dan Joe Biden. FOTO: Brian Snyder/Reuters/Antara
Donald Trump dan Joe Biden. FOTO: Brian Snyder/Reuters/Antara

GenPI.co - Direktur Badan Intelijen Nasional Amerika Serikat John Ratcliffe, menyebutkan bahwa Rusia dan Iran sama-sama untuk merecoki pemilihan presiden AS yang digelar November mendatang.

"Kami telah memastikan bahwa beberapa informasi pendaftaran pemilih telah diperoleh oleh Iran, dan secara terpisah, oleh Rusia," kata Ratcliffe dalam konferensi persnya, Rabu (21/10.

BACA JUGA: Gara-gara Terong, Rumah Tanggaku Berantakan

"Kami sudah melihat Iran mengirimkan surat-surat elektronik palsu yang dirancang untuk mengintimidasi para pemilih, menghasut kerusuhan sosial, dan merugikan presiden Trump."

Ratcliffe mengacu pada surel yang dikirim pada Rabu dan dirancang agar terlihat seperti berasal dari kelompok Proud Boys yang proTrump, menurut sumber pemerintah.

loading...

Badan-badan intelijen AS sebelumnya memperingatkan bahwa Iran mungkin ikut campur untuk membahayakan posisi Trump dan bahwa Rusia berusaha membantu presiden petahana itu dalam pemilihan.

Para pakar di luar badan intelijen mengatakan bahwa jika Ratcliffe benar, Iran akan berusaha membuat Trump terlihat buruk dengan meminta perhatian untuk memberi dukungan, juga dengan melancarkan ancaman melalui kelompok itu yang terkadang melakukan kekerasan.

Surel tersebut sedang diselidiki, dan satu sumber intelijen mengatakan masih belum jelas siapa yang berada di balik aksi pengiriman surat itu.


Redaktur : Cahaya

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Before After Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING