Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Vaksin AstraZeneca Dianggap Tak Efektif Lawan Virus Varian Baru

Ilustrasi-Vaksin Covid-19. Foto: ANTARA/Shutterstock/am.
Ilustrasi-Vaksin Covid-19. Foto: ANTARA/Shutterstock/am.

GenPI.co - Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford tampaknya hanya menawarkan perlindungan terbatas, dan tidak termasuk oleh virus corona varian baru salah satunya dari Afrika Selatan.

Pernyataan pada Sabtu (6/2/2021) itu muncul setelah Financial Times melaporkan bahwa vaksin tersebut gagal mencegah penyakit ringan dan sedang yang disebabkan oleh varian yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan.

BACA JUGA: Diklaim Lebih Paten, China Perkenalkan Metode Swab Baru ke Dunia

Surat kabar tersebut mengutip data awal dari uji coba yang dilakukan oleh Universitas Witwatersrand Afrika Selatan dan Universitas Oxford, yang temuannya akan diterbitkan pada Senin (8/2/2021).

Financial Times mencatat bahwa tidak satu pun dari lebih dari 2.000 peserta yang sebagian besar sehat dan muda dalam uji coba telah dirawat di rumah sakit atau meninggal.

Sementara, juru bicara AstraZeneca menerangkan bawha dalam uji coba fase I/II kecil ini, data awal telah menunjukkan efektivitas terbatas terhadap penyakit ringan terutama karena varian B.1.351 Afrika Selatan.

“Namun, kami belum dapat memastikan dengan tepat efeknya terhadap penyakit parah dan dirawat di rumah sakit mengingat sebagian besar subjeknya adalah orang dewasa muda yang sehat," demikian pernyataan jubir AstraZeneca, seperti dilansir dari Reuters, Minggu (7/2/2021)

Perusahaan mengatakan yakin vaksinnya dapat melindungi dari penyakit parah, mengingat aktivitas antibodi penetral setara dengan vaksin Covid-19 lain yang telah menunjukkan perlindungan terhadap penyakit parah.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING