ISIS Bangkit di Mesir, Korban Disiksa Habis, Dunia Bergetar

ISIS Bangkit di Mesir, Korban Disiksa Habis, Dunia Bergetar - GenPI.co
Seorang pejuang membawa senjata dan bendera ISIS. Foto: Reuters.

Kementerian itu juga menyatakan pasukannya menemukan satu sabuk bunuh diri dan sebuah granat tangan milik para militan. Dikatakan perburuan terus berlanjut untuk anggota sel yang dicurigai lainnya.

Kelompok bersenjata ISIL (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, yang terjadi seminggu sebelum Paskah Koptik.

Diketahui, pemberontakan bersenjata selama satu dekade di Sinai Utara meningkat pada 2013 ketika tentara menggulingkan presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis, Mohamed Morsi.

Sebagian besar serangan telah dilakukan di Semenanjung Sinai tetapi mereka juga menggunakan wilayah itu sebagai landasan peluncuran untuk menyerang di tempat lain di Mesir.

Pada Februari 2018, pemerintah Presiden Abdel Fatah el-Sisi melancarkan operasi nasional terhadap kelompok bersenjata yang berfokus di Sinai Utara, tetapi operasi keamanan tersebut dikritik karena melanggar hak asasi manusia.

Antara Juni 2013 dan Juli 2020, pasukan Mesir menghancurkan lebih dari 12.300 bangunan dalam kampanye penggusuran paksa yang kemungkinan besar disebut sebagai 'kejahatan perang', menurut laporan bulan Maret oleh Human Rights Watch (HRW).

Sebuah laporan sebelumnya yang diterbitkan oleh HRW pada tahun 2019 yang merinci 'pelanggaran serius' oleh tentara terhadap warga sipil di Sinai Utara menarik bantahan marah dari Kairo.

BACA JUGA: Ironi, Kisah Gadis Inggris Teman Tidur Pejabat ISIS, Buat Lemas

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara