Jambal Roti si Raja Ikan Asin Khas Pangandaran

Ikan jambal roti khas Pangandaran
Ikan jambal roti khas Pangandaran

Ikan asin sudah menjadi salah satu kuliner tradisional khas nusantara yang menrupakan warisan turun-temurun, 

Ikan yang menjadi olahan dengan cira rasa asin ini pun beragam jenisnya, mulai dari ikan kecil hingga ikan dengan ukuran segesar tangan orang dewasa. 

Di Pangandaran, Jawa Barat,  terdapat kuliner yang menjadi ciri khasnya, yaitu ikan asin jambal roti.

Tak jarang ikan asin jambal roti pun juga disebut sebagai 'Si raja ikan asin'. Ikan ini disebut raja karena memiliki ukuran paling bersar dibandingkan ikan asin pada umumnya. 

Baca juga: Kunjungi Pangandaran, Jangan Lupa Beli 4 Oleh-oleh Khas Ini

Di dalam negeri, ikan asin jenis ini cukup banyak di temui di pesisir utara juga selatan pulau Jawa. Walau ikan ini memiliki harga diatas rata- rata, tapi memiliki cita rasa yang lezat dan gurih.

Sudah sejak lama, jambal roti cukup diminati oleh masyarakat setempat dan juga wisatawan yang datang ke Pangandaran. 

Nama jambal sendiri diambil dari sebutan masyarakat setempat yang menamakan  ikan asin itu adalah 'jambal', dan ditambah roti di belakangnya  karena daging dari ikan ini empuk dan mudah hancur begitu pada gigitan pertama.

Ikan yang mempunyai aroma harum dan khas ini, dibuat melalui proses penggaraman selama beberapa hari. Jambal roti ini juga pada umumnya terbuat dari beberapa variasi ikan seperti kadukang juga jahan. 

Ikan tersebut cukup banyak ditemui di daerah Pangandaran, dan hidup berkelompok dengan populasi yang cukup banyak. Biasanya hasil ikan ini didapatkan dari para nelayan Bojongsalawe, Kecamatan Parigi.

Proses penggaraman dilakukan setelah ikan dibersihkan.ikan tersebut dimasukan garam kristal sebanyak banyaknya hingga memenuhi perut ikan, agar menghasilkan rasa asin yang maksimal. 

Tak hanya diisi garam ke dalam ikan, badannya pun juga dibaluri garam. Setelah itu disimpan atau dijemur selama kurang lebih satu minggu lamanya. Kemudian dibelah dua.

Masyarakat setempat biasa mengonsumsi ikan ini sebagai teman makan dengan nasi hangat, lengkap dengan  sambal merah.

Untuk kamu yang penasaran dan ingin mencicipi makanan ini, bisa datang ke pusat perbelanjaan oleh- oleh setempat dengan harga yang bervariasi sekitar Rp50.000 hingga Rp100.000 per kemasannya.



Reporter: Asahi Asry Larasati

Redaktur: Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER