Kisruh TWK Bergulir, PKS Sebut KPK di Titik Nadir

Kisruh TWK Bergulir, PKS Sebut KPK di Titik Nadir - GenPI.co
Ilustrasi KPK (Foto: JPNN/GenPI.co)

GenPI.co - Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Mohamad Sohibul Iman menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini sudah berada di titik nadir. 

Hal itu dia sampaikan terkait adanya pemecatan terhadap 51 pegawai KPK karena tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). 

"Pada dasarnya KPK sekarang berada di titik nadir yang kewenangannya sudah tidak extraordinary, kemudian orang yang berintegritas dibenturkan dengan permasalahan kebangsaan, dianggap sebagai Taliban," kata Sohibul dalam keterangannya, Sabtu (29/5).

BACA JUGA:  TWK Disebut Melemahkan KPK, Ngabalin: Sungguh Menyesatkan Publik!

Dia pun mempertanyakan nasionalisme seperti apa yang hendak dibangun jika orang yang berintegritas tidak dianggap memiliki nasionalisme dan disingkirkan.

"Yang kita inginkan nasionalisme yang berintegritas dan profesional, kalau seperti ini kita ingin membangun nasionalisme yang koruptif, tidak apa-apa korupsi, yang penting teriak saya Pancasila," ujar Sohibul.

BACA JUGA:  Kisruh TWK, Pihak BKN dan KPK Didesak Menghadap Presiden

Sohibul juga menyinggung sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak setuju 75 pegawai KPK dipecat. 

Namun, pada kenyataannya 51 dari 75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK tetap dipecat. 

"Jadi kita melihat apa yang disampaikan pak Jokowi semata-mata hanya lip service, kenyataan di lapangan berbeda," kata dia. (*)

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara