Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Akademisi UGM Beber Nasib PAN Setelah Tak Ada Amien Rais, Kaget

Akademisi UGM Beber Nasib PAN Setelah Tak Ada Amien Rais, Kaget (Foto: Instagram/amienrais)
Akademisi UGM Beber Nasib PAN Setelah Tak Ada Amien Rais, Kaget (Foto: Instagram/amienrais)

GenPI.co - Kondisi Partai Amanat Nasional (PAN) usai ditinggalkan Amien Rais sebagai salah seorang pendiri partai, sepertinya diambang kegamangan. Pasalnya, tak ada lagi sosok karismatik di dalam partai matahari terbit itu.

Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) Jakarta Nyarwi Ahmad pun mencoba menganalisis dampaknya.

BACA JUGA:  Air Rebusan Kemangi Campur Madu Khasiatnya Wow Banget, Mujarab

"Analisis saya, sejumlah konsekuensi akan terjadi di PAN," jelas Nyarwi Ahmad dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (1/6).

Menurut Nyarwi Ahmad, konsekuensi pertama secara ideologis, tampaknya PAN akan bertransformasi menjadi partai dengan basis ideologi keislaman yang lebih moderat dan memiliki warna nasionalisme kebangsaan yang lebih kental.

Pengajar Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menilai, keluarnya figur Amien Rais dari PAN menjadikan partai itu lebih longgar dalam mereformulasikan positioning ideologisnya.

BACA JUGA:  Politikus PDIP Kecewa Lihat Prabowo Pilih Jokowi: Emang Presiden

Menurut Nyarwi Ahmad, PAN tidak lagi berbasis pemilih dengan orientasi ideologi keislaman saja, tapi juga kelompok-kelompok pemilih yang memiliki orientasi ideologi di luar itu.

Konsekuensi kedua, secara organisasi, PAN akan menjadi partai elektoral profesional (electoral professional party), karena tidak lagi tergantung pada bayang-bayang figur tertentu, khususnya Amien Rais.

"Ini menjadi peluang sekaligus juga tantangan," jelas Nyarwi Ahmad.


Redaktur : Tommy Ardyan

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING