Penyintas Disabilitas Tunawicara: Kasus TNI AU Tak Manusiawi

Penyintas Disabilitas Tunawicara: Kasus TNI AU Tak Manusiawi - GenPI.co
Anggota POM AU di Merauke, Papua menginjak kepala seorang warga sipil. Foto: Tangkapan layar/Instagram.

GenPI.co - Ketua Serikat Rakyat Indonesia (Serindo) Kikin Tarigan buka suara terkait video viral yang menunjukkan oknum anggota TNI AU menginjak kepala seorang warga.

Menurutnya, hal tersebut sudah keluar dari prinsip aparat keamanan dan sangat tidak etis.

Dia juga menyayangkan oknum TNI AU itu melakukannya kepada seorang penyandang disabilitas.

BACA JUGA:  Moeldoko Turun Tangan, Kasus TNI AU Injak Kepala Warga Papua

“Jelas yang bersangkutan terkesan tuna wicara, namun perlakuan yang dilakukan aparat justru membentak-bentak, tanpa mencari tahu apa yang hendak dinegosiasikan penyandang disabilitas tersebut. Hingga datang petugas berpakaian dinas yang menindak lagi lebih tidak manusiawi," tegas Kikin dalam keterangannya, Rabu (28/7/2021).

Selain itu, Kikin Tarigan yang juga seorang penyintas disabilitas tunawicara sekaligus pengasuh anak disabilitas mengatakan dirinya sering mengalami hal serupa.

BACA JUGA:  Oknum TNI AU Injak Kepala Warga Papua, DPR: Sebaiknya Dipecat!

“Hal-hal seperti ini kurang dipahami masyarakat kebanyakan, namun dengan telah diratifikasinya Konvensi Hak-hak Penyandang Disabilitas (CRPD) dan dikeluarkannya UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, maka seharusnya negara sudah menyiapkan berbagai perangkat pendukung dalam upaya penghormatan, perlindungan dan pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas," kata dia.

Lebih lanjut, Kikin menambahkan terkait dengan hal ini, negara dan warga masyarakat harus punya sensivitas terhadap para penyandang disabilitas karena para penyandang disabilitas sering kali disepelekan bahkan tidak mendapat perhatian.

BACA JUGA:  Oknum TNI AU Injak Kepala Warga Papua, Mamat Alkatiri Geram!

"Sensitivitas negara dan masyarakat pada umumnya harus lebih diasah agar peristiwa serupa tidak terulang pada berbagai ragam disabilitas yang ada,” tutur Kikin.(fri/jpnn)

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara