BW di Sidang MK: Ajakan Pakai Baju Putih Langgar Asas Pemilu

Kuasa hukum pemohon Bambang Widjojanto (BW) di sidang perdana gugatan PHPU 2019, Jumat (14/6)
Kuasa hukum pemohon Bambang Widjojanto (BW) di sidang perdana gugatan PHPU 2019, Jumat (14/6)

GenPI.co - Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto, dalam sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) untuk Pemilihan Presiden 2019 menilai ajakan calon presiden petahana Joko Widodo memakai baju putih saat pencoblosan 17 April 2019 melanggar asas Pemilu yang bebas dan rahasia.

BW saat membacakan permohonannya di depan majelis hakim Mahkamah Konstitusi mengungkapkan bahwa beberapa saat sebelum hari pencoblosan, pasangan calon nomor 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin terus gencar dan secara terus menerus berkampanye agar pendukungnya menggunakan baju putuh. Bahkan menuliskan pesan untuk ramai-ramai untuk memakai baju putih saat datang ke TPS pada 17 April 2019.

"Ajakan dari kontestan pemilu yang demikian, bukan hanya menimbulkan pembelahan terhadap pendukung, tapi nyata-nyata telah melanggar asas rahasia dalam Pilpres," kata BW saat sidang di MK Jakarta, Jumat (14/6).

Baca juga:

Jokowi: Proses Hukum di Sidang MK Harus Dihormati 

Ini Arus Lalin yang Dialihkan di sekitar Gedung MK 

Sidang Dimulai, Seluruh Peserta Diminta Jaga Marwah MK 

RELATED NEWS