Pengamat: Tolong, Perlakukan TNI Sang Penjaga Negara Lebih Layak

Prajurit TNI. (Foto: Ricardo/JPNN)
Prajurit TNI. (Foto: Ricardo/JPNN)

GenPI.co - Pengamat militer John N Palinggi mengaku prihatin dengan tingkat kesejahteraan prajurit TNI. Jhon meminta pemerintah memberikan perhatian masalah ini sehingga seluruh prajurit TNI dapat semakin fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Jhon kemudian mencontohkan dari sisi tempat tinggal, menurutnya, perlu dibangun permukiman yang baik bagi para prajurit TNI.

"Misalnya, kalau jalan di samping sejumlah kantor Kodim atau kantor setingkat pada Matra Laut dan Udara, biasanya ada perumahan atau asrama perwira. Saya lihat itu atap sengnya masih sama dengan 35 tahun silam, sungguh memprihatinkan," ujar John di Jakarta, Kamis (10/10).

Jhon prihatin karena dimana-mana orang bangun perumahan mewah, tetapi rumah untuk personel TNI tidak diperhatikan sama sekali. Padahal, prajurit TNI berjuang mati-matian menjaga keutuhan NKRI.

"Jujur, saya tidak tahu apa yang menyebabkan sampai mereka (TNI) diperlakukan seperti itu. Tolong, perlakukan TNI secara lebih layak. Ini ungkapan hati saya yang terdalam," ujar mantan Tim Asistensi Narasumber ABRI hingga 1995 ini.

Jhon kemudian memaparkan Pasal 2 UU Nomor 34/2004 tentang TNI. Disebutkan, sebagai tentara profesional maka TNI tidak boleh berpolitik praktis, tidak berbisnis dan dijamin kesejahteraannya.

BACA JUGA: Mentereng, TNI Pamer Drone Tempur Rainbow CH-4 Paling Canggih


Jadi, kesejahteraan TNI dijamin, tetapi faktanya mereka jauh dari kata sejahtera. Saya kira sejauh ini anggaran yang disediakan negara untuk tiga matra (AD, AL, AU) plus Hankam sangat kurang. Sehingga mungkin tidak cukup memperbaiki kantor, perumahan, termasuk perlengkapan prajurit," katanya.


Redaktur : Tommy Ardyan

RELATED NEWS