Analis: Kebijakan Ini Menusuk Presiden Jokowi dari Belakang...

Analis: Kebijakan Ini Menusuk Presiden Jokowi dari Belakang...
Analis: Kebijakan Ini Menusuk Presiden Jokowi dari Belakang...

GenPI.co - Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly menyatakan rencana atau konsep mencegah penyebaran Covid-19 di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), dengan membebaskan sejumlah narapidana dari lapas yang sudah melebihi kapasitas.

Pernyataan Menkum HAM tersebut langsung direspons oleh Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus.

BACA JUGA: Terlihat Cuek, Tapi 5 Zodiak Ini Memberikan Cinta yang Dahsyat

"Gagasan tersebut menunjukkan sikap Yasonna Laoly berpihak kepada kepentingan koruptor, menimbulkan kegaduhan dan bertentangan dengan rasa keadilan publik," jelas Petrus Selestinus kepada wartawan, Jumat (3/4).

Petrus menjelaskan, kalau atas alasan bahwa lapas yang overkapasitas, maka cukup dengan membatasi atau meniadakan untuk sementara waktu proses hukum terhadap semua pelaku kejahatan.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: Meski Tak Cantik, Pesona 6 Zodiak Ini Bikin Pria Kelepek-kelepek

Juga menghentikan kunjungan bagi keluarga dan handai tolan hingga ancaman COVID-19 berakhir.

Apalagi pembatasan kunjungan itu sejalan dengan kebijakan Presiden Jokowi mengeluarkan ketentuan tentang sosial distancing hingga karantina yang diperluas. 


Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING