Presiden Jokowi Lebih Merangkul PAN, Daripada Demokrat

Ketum PAN Zulkifli Hasan saat bertemu Presiden Jokowi di Istana. Foto: Antara
Ketum PAN Zulkifli Hasan saat bertemu Presiden Jokowi di Istana. Foto: Antara

GenPI.co - Partai Amanat Nasional berpeluang besar gabung ke dalam barisan pemerintah. Hal itu hubungan antara PAN dengan Presiden Jokowi sedang mesra. 

Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Sosial dan Kajian Ekonomi Politik (Lanskap) Tarli Nugroho melihat peluang PAN untuk bergabung ke pemerintah sangat besar. 

BACA JUGA: Cerita Politisi Cantik Memulangkan TKI Bermasalah di Negara Lain

“Kalau melihat dari situasi dan kondisi yang ada, peluangnya sangat besar sekali,” ungkap Tarli dikutip rmco.id, Senin (27/7).

Saat ini, dikatakan Tarli, PAN dan Jokowi saling membutuhkan. PAN butuh untuk mendapatkan bagian dari kekuasaan, sedangkan Jokowi butuh agar disisa jabatannya tidak ada yang ganggu. 

loading...

Jokowi tentu ingin soft landing diakhir kepemimpinannya, sehingga merangkul semua kekuatan terutama partai politik. 

“Jika memungkinkan, Jokowi berharap tidak ada yang oposisi agar jalan diakhir jabatannya mulus. Husnul khatimah,” katanya. 

Selain karena faktor kepentingan politik, peluang PAN untuk bergabung juga ada faktor kedekatakan dengan Muhammadiyah. PAN, selama ini dianggap merepresentasikan suara kalangan Muhammadiyah. 


Redaktur : Cahaya

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING