Jokowi Makin Keras, Dawuh Kiai dan Ulama Ditolak di Istana Bogor

Jokowi Makin Keras, Dawuh Kiai dan Ulama Ditolak di Istana Bogor (Foto: Instagram/jokowi)
Jokowi Makin Keras, Dawuh Kiai dan Ulama Ditolak di Istana Bogor (Foto: Instagram/jokowi)

GenPI.co - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menemui perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menyampaikan aspirasi terkait dengan kehadiran Omnibus Law UU Cipta Kerja (Ciptaker).

Delegasi MUI itu diterima Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (16/10/2020).

BACA JUGA: Isu Pelengseran Jokowi Merebak, Omongan Politisi PDIP Mengejutkan

Dalam keterangan resmi, rombongan terdiri dari Wakil Ketua Umum MUI Muhyiddin Junaidi, Ketua Bidang Hukum MUI Basri Bermanda dan Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI, Lukmanul Hakim.

"MUI mendengarkan dengan saksama pemaparan Presiden tujuan Omnibus Law dari segala aspek, ekonomi, investasi, penyederhanaan birokrasi dan penciptaan lapangan kerja," jelas Muhyiddin dalam keterangannya, Minggu (18/10).

loading...

BACA JUGA: Menteri Jokowi Pencetus Omnibus Law Akhirnya Buka Suara

Adapun poin-poin sikap MUI yang disampaikan Muhyiddin yakni:

- Meminta agar Omnibus Law dihentikan pembahasannya jika melanggar kedaulatan negara, UUD, konstitusi dan menyengsarakan rakyat. Ini sesuai dengan pasal 33 UUD.
- Omnibus Law tak boleh mereduksi dan melanggar UUD dan keputusan inkrah MK.
- Meminta agar ada upaya pemerintah untuk mengeluarkan Perppu.
- Meminta kepada Presiden agar Kapolri melarang dan menghentikan polisi dan Brimob serta petugas keamanan menggunakan kekerasan dan represif kepada para pedemo anti-Omnibus Law.


Redaktur : Tommy Ardyan

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING