Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Strategi Istana Makin Ngeri, FPI Siaga Satu

Strategi Istana Makin Ngeri, FPI Siaga Satu (Foto: jpnn/GenPI.co)
Strategi Istana Makin Ngeri, FPI Siaga Satu (Foto: jpnn/GenPI.co)

GenPI.co - Ahli hukum tata negara Refly Harun blak-blakan membongkar hilangnya kanal YouTube milik Front Pembela Islam (FPI), Front TV yang hilang dari YouTube. 

Hilangnya Front TV dari YouTube merupakan salah satu bentuk tekanan kepada FPI dan Habib Rizieq Shihab. 

BACA JUGAStrategi Istana Bikin Papua Bahaya, Amerika Ancaman Utama

Sebelumnya, berbagai aksi tekanan juga dilakukan oleh aparat TNI yang membongkar ratusan baliho yang ada di berbagai sudut Jakarta.

Serta aksi Polisi yang setiap hari menyemprot sekitar area markas FPI dan kediaman Habib Rizieq dengan disinfektan menggunakan water cannon.

Hilangnya Front TV dari YouTube merupakan peristiwa terbaru. Refly Harun menilai, bahwa jika ada yang mencoba untuk memberedel alat komunikasi dari seseorang atau suatu kelompok berarti tidak ada bedanya dengan zaman orde baru (Orba).

BACA JUGAFadli Zon Kena Skakmat Pengacara Ini, Mengejutkan!

"Tapi jangan alat komunikasinya yang diberedel itu sama saja mengembalikan pada era orde baru, ketika pemerintah sulit bahkan tidak mau dan tidak mampu menerima perbedaan pendapat," tegas Refly Harun, Sabtu (5/12).


Reporter : Panji

Redaktur : Tommy Ardyan

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING