
GenPI.co - Majelis Ulama Indonesia (MUI) tiba-tiba mengeluarkan sikap resmi terkait kebijakan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
Sikap resmi tersebut terkait dengan SKB 3 Menteri tentang atribut kekhususan agama di lingkungan sekolah.
BACA JUGA: Menag Yaqut Menggebrak Lagi! Pesantren Akan Dibeginikan
MUI terang-terangan meminta SKB 3 Menteri ini untuk direvisi lantaran dalam memicu kegaduhan dan ketidakpastian hukum di masa depan.
“Kami menekankan di klausul ‘pemerintah daerah dan sekolah tidak boleh mewajibkan, memerintahkan, mensyaratkan, dan menghimbau penggunaan
seragam dengan kekhasan tertentu’, ini bisa bermakna luas,” ujar Sekjen MUI Buya Amirsyah dalam keterangan resmi MUI, pada Minggu (14/2).
Menurut Buya, implikasi tersebut harus dibatasi kepada pihak yang berbeda agama.
Sebab, jika imbauan diberlakukan kepada peserta didik yang seagama, pemerintah tidak perlu melarangnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News