Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Pendiri Demokrat Geram, SBY Dibilang Bak Preman

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aa.
Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aa.

GenPI.co - Inisiatif SBY mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Demokrat atas nama pribadinya membuat geram pendiri partai itu. SBY disebut bak preman. Langkahnya dibilang salah kaprah.

Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Ersento Maraden Sitorus, merasa heran atas tindakan SBY tadi. Tindakan SBY itu disebutnya berpotensi menabrak aturan perundangan.

BACA JUGA: Weton Paling Sempurna! Nasib Baik, Hoki dan Rezeki, Semua Diambil

Merujuk pada Undang-Undang Partai Politik, Fernando menyebut lambang dan nama partai politik merupakan milik badan partai politik, bukan milik perorangan.

Fernando mengingatkan, pada saat mendaftarkan di Kemenkum HAM, logo dan nama partai merupakan syarat untuk mendapatkan badan hukum partai politik.

Menurutnya, sangat keliru kalau logo dan partai didaftar menjadi hak paten pribadi.

"Mungkin saja, karena sifat seperti inilah yang menjadi salah satu alasan dari para pendiri dan senior Partai Demokrat melakukan KLB," ucap Fernando.

Fernando menyebut kubu KLB sudah menangkap indikasi keinginan SBY untuk menjadikan Demokrat sebagai partai dinasti.


Redaktur : Agus Purwanto

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING