Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

SUCCESS STORY

Olah Teh Secara Tradisional, Rina Manis Dapat Cuan Menggiurkan

Rina Haryati, Owner Sangan Simbah (foto: Dok. Rina)
Rina Haryati, Owner Sangan Simbah (foto: Dok. Rina)

GenPI.co - Rina Haryati, owner Sangan Simbah mencoba terus menjaga resep nenek moyang dalam pembuatan teh.

Kepada GenPI.co, Rina bercerita bisnisnya ini dimulai pada 2019. Saat itu seorang teman yang bekerja di Disperindag menawarinya mengikuti wirausaha pemula.

BACA JUGA:  Kenny Buka Toko Somay Tante Teni di Mal, 2 Tahun Udah Balik Modal

"Awalnya bingung mau usaha apa. Lalu, dia bertanya soal teh yang sering aku bawa, dia bilang 'kenapa enggak usaha teh saja, enak itu tehmu'," kata Rina kepada GenPI.co, Selasa (15/6/2021).

Rina memetik teh dari kebun orang tuanya sendiri.

Dia ingin membuat teh lebih dihargai dan resep nenek moyangnya bisa tersebar lebih luas lagi.

BACA JUGA:  Sarjana Cantik & Jago Masak, Kini Devina Sukses Bisnis Bake Haven

Salah satu yang memicunya ialah harga teh basah yang jatuh. Saat itu teh basah hanya dihargai Rp 1.700 per kilogram dari sebelumnya Rp 2.500. Begitu pula dengan teh halus yang hanya dihargai Rp 10.000 dari sebelumnya Rp 20.000 per kilogram.

Namun, tantangan justru datang dari dalam. Pada fase-fase awal, Rina sebenarnya mendapatkan keraguan dari orang tuanya.

"Orang tua bilang bikin teh dari pucuk daun muda itu enggak mudah. Butuh tenaga dan modal yang besar. Nanti mau dijual kemana? Aku cuma bilang, nanti ada jalan," katanya.


Reporter : Chelsea Venda

Redaktur : Linda Teti Cordina

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING