Aksi Penunggang Kuda Turunan Eks Kombatan Perang Era Kyai Modjo

 Capt: Nelson Pomalingo (berkopiah), Bupati Gorontalo saat bersama kuda pemenang lomba pacuan.
Capt: Nelson Pomalingo (berkopiah), Bupati Gorontalo saat bersama kuda pemenang lomba pacuan.

GenPI.co - Tidak banyak daerah yang memiliki arena balap kuda seperti di Desa Yosonegoro, Limboto Barat  Kabupaten Gorontalo.

Lapangan luas tempat kaum muda melesatkan kuda ini didukung warga sekitarnya yang memiliki tradisi menunggang kuda.

Desa Yosonegoro dihuni oleh arga Jawa Tondano keturunan Kiyai Modjo dan pengikutnya saat para prajurit Perang Jawa ini diasingkan ke Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara.

Baca juga:

Menikmati Ambeng dan Iwak Ko’ko’ Panggang Masyarakat Jaton 

ADVERTISEMENT

Kayu Berkualitas untuk Pelestarian Rumah Tradisional Jaton 

Cita Rasa Asli Bahasa Jaton di Desa Reksonegoro 

Keturunan kombatan perang Jawa inilah yang masih memiliki semangat menunggang kuda hingga kini. Mereka juga mengembangkan kuda-kuda tunggang yang tangguh.


loading...

BERITA LAINNYA