My Trip Story

Menggapai Puncak Merapi, Sembari Larut dalam Kemegahannya

Oleh: Winento

Pemandangan Puncak Merapi pada 2007 silam. (Foto: Winento/GenPI.co)
Pemandangan Puncak Merapi pada 2007 silam. (Foto: Winento/GenPI.co)

Kami tiba di Pasar Bubrah sekitar pukul 11.00 WIB. Di situ juga terdapat beberapa kelompok pendaki yang sedang berleha-leha menikmati kedamaian yang tersaji di tempat itu.

Namun kami tak ingin berhenti di situ, tujuan kami adalah Tugu Puncak Garuda yang berada di titik paling ujung dari gunung itu. Padahal, tugu itu sudah hilang ditelan ganasnya erupsi pada 2006. Namun lantaran belum ada larangan dari pihak Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) untuk mencapai titik itu, aku dan kedua temanku pun kembali menguras tenaga agar bisa tiba di tempat itu.  

Tugu Puncak Garuda adalah spot paling ideal untuk menyaksikan keindahan Merapi. Ke kemana pun mata memandang, yang ada adalah langit biru yang melatari hamparan hutan, gunung dan segala yang mahluk berkeriap di setiap ceruk dan sudutnya. 

Di puncak ini, kami juga bisa melihat jelas kawah Gunung Merapi yang menyemburkan asap tipis. Sementara aroma belerang terasa menggoda hidung. Di ketinggian 2930 mdpl  ini, kami melihat kami juga melihat gelombang awan serupa kapas putih yang berarak pelan. Sungguh menakjubkan.

Video seru hari ini:



RELATED NEWS