Tarian Gandrung itu Apa Sih? Yuk Cekidot!

Pertunjukan tar Gandrung di jaman lawas. (Foto: kemendikbud)
Pertunjukan tar Gandrung di jaman lawas. (Foto: kemendikbud)

GenPI.co - Festival Gadrung Sewu 2019 sukses digelar di Banyuwangi, Sabtu (12/10). Berlokasi di Pantai Marina Boom, gelaran ini diikuti oleh 1.300 peserta yang membawakan Tari Gandrung secara masif.

Festival yang telah diselenggarakan selama 8 kali itu sukses mengangkat pamor Tari Gandrung. Kesenian khas Bumi Blambangan itu kini kerap tampil di acara-acara nasional pun di kancah internasional.

Keindahan gerakan, uniknya riasan serta musik pengiring membuat Tari Gandrung semakin bersinar. Para pemuda lokal yang sebelumnya tak peduli, kini ramai-ramai mempelajarinya.

Lantas Tarian Gandrung itu apa sih? Berikut GenPI.co telah merangkum fakta seputar tarian itu. Yuk Disimak.

BACA JUGA: 1.300 Penari Gandrung Pukau Pengunjung Pantai Marina Banyuwangi

ADVERTISEMENT

Sejarah awal Gandrung Banyuwangi

Tari Gandrung diciptakan pada era Kerajaan Blambangan, sebagai perwujudan rasa syukur masyarakat setelah panen. Tarian ini adalah persembahan kepada Dewi Sri atau Dewi Padi. Ucapan syukur inilah yang mendasari penggunaan kata Gandrung dalam kesenian ini. Dalam Bahasa Indonesia, Gandrung berarti “yang disenangi atau digandrungi” sehingga tarian ini mengungkapkan suka cita.

Berdasarkan cacatan sejarah dari Joh Scholte dalam buku Gandroeng Van Banyuwangi 1926, kesenian Gandrung ini kembali muncul pada era kolonialisme Belanda sekitar tahun 1770-an silam. Mulanya tarian dimainkan oleh lelaki bernama Marsan. Bersama para rekannya, ia berkeliling desa memainkan kendang dan hadrah untuk menghibur para warga desa kala itu.


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING