Pariwisata Geliatkan Ekonomi Di Teluk Palu

Suasana pagi di Pantai Teluk Palu.
Suasana pagi di Pantai Teluk Palu.

Hamparan permukaan air laut Teluk Palu saat pagi sangat tenang, tidak ada riak sedikit pun. Suasana syahdu sangat terasa saat berlama-lama menatap pegunungan Gawalise yang menjadi latar belakang pemandangan laut ini.

Pantai Teluk Palu memang belum pulih, sebagian kawasan masih berserak dengan bongkahan material pascatsunami. Tempat bermain anak-anak bahkan sudah tidak ada lagi, diganti air laut yang melebar ke arah daratan.

Namun kondisi ini tidak menyurutkan warga untuk menjalankan aktifitas do kawasa ini.lagi, keelokan pantai ini tetap terlihat dan tidak disia-siakan para pengunjung Kota Palu.

Bahkan masjid “terapung” yang berada di atas permukaan air laut tetap saja ramai didatangi pengunjung setiap sore. Bedanya mereka hanya melihat dan memotret sambil menikmati jajanan pedagang di sekitar pantai.

“Sekarang tidak bisa shalat di dalam karena sudah dimasuki air laut, namun setiap hari selalu banyak pengunjung yang datang,” kata Maskur, warga Kota Palu, Kamis (31/1).

ADVERTISEMENT

Di ruas antara patung kuda hingga Lorong Komodo, berjejer pedagang pisang goreng, kacang, durian. Mereka tidak ingin berlarut dalam kesedihan, hidup harus dijalani.

“Kami berharap dari pengunjung yang datang menikmati Teluk Palu ini, sebagian wisatawan datang dari luar daerah seperti kemarin ada 2 mobil yang datang dari Gorontalo,” kata Firman, seorang pedagang di Pantai Teluk Palu.

Pariwisata memang terbukti menjadi penggerak ekonomi warga sekitar Teluk Palu. Mereka menyuguhkan kebutuhan cemilan dan kuliner bagi pengunjung yang datang setiap hari.


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Anak Emas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING