GenPI.co - Harga minyak mentah dunia anjlok pada Kamis (31/3) waktu setempat.
Penurunan itu imbas pengumuman Amerika Serikat (AS) yang akan mengeluarkan cadangan minyak mentahnya.
Dilansir dari Xinhua, Jumat (1/4), West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei turun USD 7,54 atau 7 persen menjadi USD 100,28 per barel di New York Mercantile Exchange.
Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei turun USD 5,54 atau 4,9 persen menjadi USD 107,91 per barel di London ICE Futures Exchange.
Presiden AS Joe Biden mengumumkan 1 juta barel minyak per hari akan dilepaskan selama enam bulan ke depan dari Cadangan Minyak Strategis AS.
"Skala pelepasan ini belum pernah terjadi sebelumnya: dunia tidak pernah memiliki pelepasan cadangan minyak pada tingkat 1 juta per hari untuk jangka waktu ini," kata Gedung Putih.
Sementara itu, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang secara kolektif dikenal sebagai OPEC+ memutuskan untuk meningkatkan produksi secara moderat pada Mei meskipun harga minyak mentah melonjak.
"Keputusannya menyesuaikan ke atas produksi minyak keseluruhan 432.000 barel per hari untuk Mei 2022," kata aliansi tersebut.
Di pasar modal, bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street merosot pada Kamis (31/3) waktu setempat.
Pasalnya, ketiga indeks membukukan kuartalan terburuk sejak pandemi pada 2020. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News