Unik, Alat Pendeteksi Kantuk Bagi Sopir Bikinan Mahasiswa

Unik, Alat Pendeteksi Kantuk Bagi Sopir Bikinan Mahasiswa - GenPI.co
Jasa Marga menyediakan jasa derek di tol. Foto: Instagran/official.jasamarga

GenPI.co - Rasa kantuk menjadi ancaman serius bagi pengemudi kendaraan atau sopir. Sejumlah mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengembangkan sebuah alat pendeteksi kantuk. Simak cara alat pendeteksi kantuk itu bekerja.

Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Institut Teknologi Sumatera (Itera), Lutfi Arazi mengatakan dirinya mengembangkan alat pendeteksi kantuk untuk pengemudi kendaraan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan internet of things (IoT).

"Alat yang dikembangkan itu secara umum berfungsi mendeteksi dan memberikan peringatan bagi pengemudi kendaraan berat yang mengantuk saat berkendara," kata salah satu mahasiswa Itera, Lutfi Arazi, di Bandarlampung, seperti yang dilansir ANTARA.

BACA JUGA:  Saksi Bupati Lampung Selatan akan Menjalani Ulang Pemeriksaan KPK

Lutfi menjelaskan latar belakang penciptaan alat pendeteksi kantuk sebab berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, kasus kecelakaan kerja yang menjadi kesalahan manusia mengalami kenaikan setiap tahunnya dan mencapai 114.148 kasus, salah satu penyebabnya mengantuk saat berkendara.

"Nah, alat yang kami bertiga buat ini akan berfungsi memberikan peringatan suara melalui alarm kepada pengemudi dan menyampaikan notifikasi khusus ke bagian mandor tempat pengemudi bekerja, ini juga merupakan upaya guna menekan angka kenaikan kasus kecelakaan kerja," kata dia.

BACA JUGA:  Pantai Sari Ranggung, Destinasi Favorit di Lampung

Ia memaparkan spesifikasi dan fitur alat rancangannya bersama teman-temannya tersebut terdiri dari dua spesifikasi, keseluruhan dari sistem ini terdiri atas dua bagian, yakni piranti keras (hardware) dan piranti lunak (software).

Lutfi menyebutkan fitur dasar dari alat ini yakni memberikan suara sirene kepada pengemudi kendaraan ketika terdeteksi mengantuk, memberikan notifikasi ke mandor ketika terdapat pengemudi kendaraan berat yang terindikasi mengantuk, dan pemrosesan citra pengemudi oleh Raspberry pi 4 Model B yang kemudian dikirim ke database.

BACA JUGA:  PSBB Batasi Transportasi, Aplikator Ojol Beri Apa Buat Pengemudi?

Alat ini pun, kata dia, dilengkapi beberapa fitur tambahan di antaranya desain yang fleksibel sehingga tidak mengganggu penglihatan pengemudi dan mudah diimplementasikan pada kendaraan berat tanpa perlu mengubah sistem kendaraan tersebut. Mandor juga dapat melihat data citra deteksi berupa tabel dan grafik pada website DETV, serta indikator baterai.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara