Dinkes Wonosobo Uji Makanan di Pusat Takjil Wonosobo

uji sampel makanan oleh tim Dinkes Wonosobo.
uji sampel makanan oleh tim Dinkes Wonosobo.

GenPI.co  - Tim Pengawas Makanan dan Minuman melakukan pengujian terhadap berbagai bahan makanan dan minuman di pusat takjil di kawasan Wonosobo kota pada Rabu (14/5). Tim melakukan pemeriksaan di dua wilayah,  yakni di Jalan Veteran dan komplek masjid Al Mansur Kauman.

 Kasi kefarmasian Makanan Minuman dan Alat kesehatan Bidang pelayanan dan Sumber daya Kesehatan Dinkes, Sutriatmoko, mengatakan, agenda pengawasan tersebut selain menyasar dua pusat jajanan Ramadan di area kota juga diadakan di Kertek.

Baca juga: Uniknya Padusan Menggunakan Alat Pemadam Kebakaran di Wonosobo 

“Kami mengambil sebanyak 16 sampel makanan di dua tempat yakni di Sudagaran (Jalan Veteran) dan di Al Mansur Kauman ini. Sampel yang kami pilih ini menyasar jenis makanan yang biasanya mengandung beberapa jenis bahan berbahaya seperti Formalin, Rodhamin B, hingga borax,” ungkapnya ketika menguji sampel di pelataran masjid Al Mansur.

Sutriatmoko menambahkan, dengan menggelar uji tersebut bisa dilakukan pencegahan maupun langkah-langkah untuk bisa mengetahui kandungan zat berbahaya. Diharapkan pihaknya, jajanan yang dijual di pujasera aman untuk konsumen.

“Dari uji yang kami adakan hari ini hasilnya semua negatif sehingga semua sampel ini dinyatakan aman,” ungkap Sutriatmoko.

Menurut Sutriatmoko, para pedagang yang  terbukti menggunakan bahan berbahaya, maka akan diberi peringatan dan diberi pembinaan hingga penelusuran produsen..

“Kalau melanggar terus menerus atau sampai tiga kali bisa diproses pidana,” ungkapnya.

Beberapa jenis makanan yang diambil sampelnya termasuk produk jajanan bubur, teri , bakso, sea food, nugget, dan beberapa jenis minuman.

Selain itu, tim pengawas yang melibatkan beberapa pihak termasuk Satpol PP tersebut juga mengambil sampel dengan cara dibeli dan meminta izin terhadap pengelola pujasera.

Panitia Ramadhan on the Street (ROTS) Ahmad Baehaki menyambut baik kegitana pemeriksaan makanan tersbut. Dengan begitu pedagang bisa berhati-hati  mengolah makanan atau berbelanja bahan makanan.

“ Intinya kami dari panitia ROTS Kauman mendukung langkah ini dan berterimakasih pada tim. Semoga hasilnya sesuai dengan harapan semua, tidak ada bahan berbahaya,” pungkasnya.

Simak juga video menarik berikut


RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER