Kawah Ijen Ditutup Hingga Radius 1 Km, Ada Apa ?

BKSDA Wilayah V mendeteksi adanya sebaran gelembung gas karbon monoksida (CO) yang bersifat beracun di sekitaran kawah Ijen (foto: Rachmatulla)
BKSDA Wilayah V mendeteksi adanya sebaran gelembung gas karbon monoksida (CO) yang bersifat beracun di sekitaran kawah Ijen (foto: Rachmatulla)

GenPI.co— Kabar kurang mengenakkan datang dari salah satu destinasi prioritas para wisatawan baik nasional hingga internasional, Kawah Ijen Banyuwangi. 

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah V memutuskan untuk menutup sementara jalur pendakian menuju Kawah Ijen, terhitung sejak 14 Mei 2019.

Keputusan tersebut setelah terdeteksinya sebaran gelembung gas karbon monoksida (CO) yang bersifat beracun. Gas yang tak berwarna, tak berbau dan tak berasa serta mudah terbakar ini bersumber tepatnya berada di sekitaran Kawah Ijen.

Sebaran gas CO tersebut mengakibatkan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Ijen ditutup hingga radius 1 kilometer dari sumber gelembung gas.

Sumpena, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah V, menerangkan bahwa kemunculan gelembung gas ini dideteksi oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada 14 Mei 2019 sejak pukul 09.00 WIB. 

ADVERTISEMENT

Baca juga:

Wisata Gunung Ijen Jadi Destinasi Prioritas

Selain Baluran Dan Kawah Ijen, Banyuwangi Juga Punya Destinasi Ini


Redaktur : Linda Teti Cordina

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING