Duh! 1.386 Aduan Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Kaltim

Duh! 1.386 Aduan Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Kaltim - GenPI.co
ilustrasi membentak anak. foto: envato elements

GenPI.co - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Kalimantan Timur masih tinggi. Terecatat sejak 2019, jumlah aduan kekerasan operempuan dan anak mencapai 1.386 kasus.

"Jumlah ini berdasarkan data di aplikasi Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA)," ujar Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kaltim Noryani Sorayalita dikutip dari Antara, Rabu (16/6/21).

Adapun aduan kekerasan terbanyak terjadi pada 2019 dengan jumlah aduan sebanyak 629 aduan. Disusul tahun 2021 tercatat sebanyak 612 pengaduan dan hingga 11 Juni 2021 ada sebanyak 145 pengaduan.

BACA JUGA:  Jarang Disadari Orang Tua, 3 Hal Ini Bentuk Kekerasan pada Anak

Pengaduan kekerasan tersebut didominasi oleh kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) fisik sebanyak 277 kasus pada 2019, sebanyak 255 kasus pada 2020, dan 72 kasus terhitung hingga 11 Juni 2021.

Sementara, pengaduan terbanyak kedua adalah kasus kekerasan seksual, yakni sebanyak 200 kasus pada 2019, kemudian 226 kasus pada 2020, dan 52 kasus terhitung hingga 11 Juni 2021.

BACA JUGA:  Kekerasan Terhadap Jurnalis Meningkat, Begini Respon AJI

Sekretaris DKP3A Kalimantan Timur, Eka Wahyuni mengatakan, pemerintah setempat membuat pelatihan pendampingan korban kekerasan bagi lembaga layanan di daerah untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Mengingat banyaknya jumlah kasus yang terjadi, maka diperlukan tenaga pendamping yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan korban kekerasan di daerah," ujar Eka.

BACA JUGA:  Jokowi Kecam Kekerasan Zionis Israel terhadap Warga Palestina

Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 30 peserta dari UPTD PPA kabupaten/kota se- Kaltim dengan menghadirkan para pembicara ahli di bidangnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya