Tarif Parkir di DKI Bakal Naik, Pengamat Beri Respons Mengejutkan

Tarif Parkir di DKI Bakal Naik, Pengamat Beri Respons Mengejutkan - GenPI.co
Ilustrasi lahan parkir. Foto: JPNN.com/GenPI.co

GenPI.co - Pengamat transportasi Djoko Setijowarno buka suara soal rencana kenaikan tarif maksimal parkir mobil dan motor oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Djoko mengaku sepakat dengan rencana penyesuaian tarif parkir. 
 
Bahkan, ia mengatakan bahwa rencana tersebut sudah ada sejak 15 tahun yang lalu. 
 
"Parkir itu bagian dari instrumen dari manajemen transportasi," kata Djoko dikutip dari JPNN.com, Kamis (24/6).

Namun, di Indonesia, kata dia, parkir itu dianggap bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga banyak orang bersikap bodoh amat. 
 
"Parkir itu dianggap sebagai PAD sehingga menganggap ngapain urusan parkir itu," ujar Djoko. 
 
Padahal, kata Djoko, di luar negeri parkir bagian dari instrumen manajemen transportasi kota.

BACA JUGA:  Pak Anies Dapat Kritikan Lagi, Tarif Parkir Kok Naik Banyak!

Ia menilai, tarif maksimal Rp 60 ribu itu dinilai masih sangat murah. 
 
Sebab, di luar negeri tarif parkir itu 30 hingga 40 kali lipat dari tarif angkutan umum. 
 
"Di kita lebih murah parkir dari pada naik angkutan umum," tutur Djoko.

Dia menyebut, pada 2012 saat Jokowi menjabat Gubernur DKI Jakarta, potensi parkir mencapai Rp 1 miliar.

BACA JUGA:  Soal Kenaikan Tarif Parkir, Ferdinand Sebut Pemprov DKI Tak Becus

"Dulu sudah ada kebijakan parkir itu, enggak tahu gubernur sekarang diterusan enggak itu," kata Djoko. 
 
Sebelumnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta berencana melakukan penyesuaian tarif parkir melalui revisi Peraturan Gubernur Nomor 31 Tahun 2017 tentang Tarif Layanan Parkir, Denda Pelanggaran Transaksi dan Biaya Penderekan/Pemindahan Kendaraan Bermotor. 
 
Perubahan tarif parkir tertinggi untuk mobil sebesar Rp 60 ribu per jam, sedangkan sepeda motor Rp 18 ribu per jam. (cr3/jpnn)

Kalian wajib tonton video yang satu ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara